Tahun ini memang merupakan tahun yang sungguh tidak biasa. Diawali dengan pilihan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa yang mengakibatkan kejutan besar di seluruh dunia. Kemudian, peristiwa politik pilpres AS yang ikut mempengaruhi volatilitas pasar. Apabila Trump menjadi Presiden AS, reaksi pasar pun akan setidaknya setara dengan itu.
“Kita juga menyaksikan melejitnya popularitas Pokémon di tahun ini, jadi kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa masih akan ada berbagai kejutan lain di sisa tahun 2016” imbuh Jameel.
Pasar kini dihadapkan pada kenyataan bahwa, walaupun kecil, peluang Donald Trump untuk memenangi Pilpres AS semakin besar. Trumph dapat saja menjadi orang paling berkuasa di dunia ini beberapa hari lagi. Namun sekali lagi, Jameel menjelaskan bahwa pasar finansial belum merefleksikan kemungkinan tersebut dan masalahnya, para investor pun baru mulai memperhitungkan premi risiko yang ada.
Sejarah kembali berulang karena situasi yang persis sama telah terjadi sebelum voting referendum Brexit, dan reaksi dari pasar finansial kali ini secara teoretis seharusnya akan jauh lebih parah. Sementara, investor akan terus berusaha melakukan tindakan antisipasi untuk mengurangi berbagai risiko yang ada.(*) (Baca juga : Pilpres AS dan Dampaknya Ke Pasar Komoditas)
Page: 1 2
Poin Penting Komisi II DPR menyoroti keunikan Bank Banten yang sepenuhnya dimiliki Pemprov Banten, berbeda… Read More
Poin Penting Di tengah ketidakpastian global, wirausaha dan UMKM—yang mencakup lebih dari 97 persen struktur… Read More
Pendanaan ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis jangka panjang antara kedua pihak yang terjalin sejak… Read More
Produk ini memiliki dua plan untuk melayani kebutuhan yang berbeda yaitu Plan Protection yang mengedepankan… Read More
Poin Penting Maybank luncurkan strategi ROAR30 hingga 2030 untuk memperkuat daya saing dan kinerja keuangan… Read More
Poin Penting Keterbatasan Early Warning System (EWS) membuat skema asuransi kebencanaan berisiko merugi dan sulit… Read More