Jakarta – PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) telah melakukan penandatanganan kontrak dengan PT Pertamina Patra Niaga dalam rangka pengadaan biodiesel atau fatty acid methyl ester (FAME).
Berdasarkan keterbukaan informasi, kerja sama kontrak antara JARR dengan Pertamina Patra Niaga tersebut memiliki estimasi nilai kontrak hingga Rp1,65 triliun.
Baca juga; Kebut Infrastruktur Nasional, Bank Mandiri Salurkan Kredit ke Sub Kontraktor JMTM Rp100 Miliar
“Pada hari Kamis, tanggal 11 Januari 2024 telah diadakan penandatanganan Kontrak Pengadaan Biodiesel atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) antara PT Pertamina Patra Niaga dan Perseroan. Estimasi nilai kontrak tersebut adalah sebesar Rp1.652.793.321.027 belum termasuk PPN,” ucap Direktur Keuangan JARR, Temmy Iskandar, dalam keterangan tertulis, 15 Januari 2024.
Lebih lanjut, JARR menjelaskan bahwa dengan adanya kerja sama tersebut, tidak terdapat hubungan afiliasi antara JARR dan PT Pertamina Patra Niaga.
Selain itu, tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik.
Baca juga: Sukses Implementasikan ESG, Subholding Upstream Pertamina Raih Proper Emas
Sebagai informasi, JARR tercatat sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit terpadu.
Di mana, JARR memiliki sumber daya untuk mewujudkan hilirisasi usaha perkebunan dan pengolahan kelapa sawit yang terintegrasi mulai dari perkebunan kelapa sawit sampai dengan pengolahan menjadi bahan campuran biodiesel. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More