Otomotif

JETOUR Perkuat Layanan Purnajual di Indonesia

Poin Penting

  • JETOUR memperkuat layanan purnajual dengan memastikan ketersediaan suku cadang sejak hari pertama hadir di Indonesia
  • Pusat distribusi suku cadang seluas 2.400 m² di Cikarang dibangun untuk menjamin ketersediaan lebih dari 25.000 komponen dan mempercepat layanan perawatan di seluruh jaringan showroom.
  • Ekspansi jaringan layanan berkelanjutan, dengan 22 showroom yang sudah beroperasi dan target 40 showroom tahun depan.

Jakarta – Tak hanya fokus pada penjualan, PT JETOUR Sales Indonesia juga memastikan kesiapan layanan purnajual di Indonesia. Langkah strategis ini dilakukan untuk memberikan ketenangan bagi konsumen terkait layanan purnajual dan ketersediaan suku cadang.

Wildan Suyuthi, Aftersales Deputy Director PT JETOUR Sales Indonesia, menjelaskan bagi JETOUR, kesiapan layanan purnajual bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama untuk memastikan JETOUR T2 yang baru diluncurkan masuk ke pasar Indonesia dengan standar yang baik.

“Sejak hari pertama kami hadir di pasar, kami telah memastikan kesiapan suku cadang, mempersiapkan teknisi bersertifikasi,” ujarnya dikutip 3 Desember 2025.

Baca juga: Industri Otomotif “Tak Baik-Baik Saja”, Hyundai Ungkap Tantangan Ekosistem Kendaraan Listrik di RI

Bahkan, kata Wildan, PT JETOUR Sales Indonesia membangun pusat distribusi suku cadang di Cikarang seluas lebih dari 2.400 meter persegi. Fasilitas ini memastikan ketersediaan lebih dari 25.000 komponen penting, mulai dari fast-moving hingga slow-moving parts, yang dapat diakses dengan cepat dan efisien.

“Kehadiran pusat logistik terpadu ini mempercepat proses layanan perawatan dan perbaikan di seluruh jaringan showroom resmi JETOUR, sekaligus meningkatkan kesiapan purna jual di berbagai wilayah,” tambah Wildan.

Dia juga memastikan standar layanan menyeluruh tidak hanya berlaku bagi JETOUR T2, tetapi juga untuk seluruh jajaran produk yang dipasarkan di Indonesia. Setiap showroom JETOUR mengusung konsep layanan 4S terpadu, mulai dari proses pembelian yang informatif, perawatan kendaraan oleh teknisi bersertifikasi, hingga ketersediaan suku cadang asli yang selalu siap.

Hingga saat ini, JETOUR telah menghadirkan 22 showroom resmi di berbagai wilayah Indonesia. Pada tahun depan, JETOUR menargetkan penambahan total 40 showroom di seluruh Indonesia, sehingga semakin banyak kota dapat menikmati layanan servis resmi dan dukungan teknis.

Baca juga: Jurus Adira Finance Jaga Pertumbuhan di Tengah Bisnis Otomotif yang Melandai

“Dengan ekspansi ini, konsumen dapat melakukan perawatan berkala, servis, atau konsultasi teknis tanpa hambatan,” tambahnya.

Asal tahu saja, JETOUR merupakan merek otomotif asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Chery Holding Group. Mereka baru saja meluncurkan produk teranyarnya, yakni JETOUR T2 yang ditawarkan dengan harga Rp588.000.000 on the road Jabodetabek.

JETOUR juga menghadirkan program early adventure benefits untuk 500 konsumen pertama JETOUR T2 dengan harga eksklusif Rp568.000.000.

Galih Pratama

Recent Posts

Lagi, BI Minta Bank Turunkan Suku Bunga Kredit, Begini Tanggapan BCA

Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More

1 min ago

Impor 105 Ribu Mobil Ditunda, Kadin: Langkah Tepat Lindungi Industri Dalam Negeri

Poin Penting Penundaan 105.000 mobil dinilai melindungi industri otomotif nasional dari dampak negatif impor CBU.… Read More

9 mins ago

Pengamat: Dugaan Serangan Siber Bank jadi Ancaman Serius bagi Kepercayaan Publik

Poin Penting Dugaan serangan siber Bank Jambi dinilai berisiko memicu krisis kepercayaan terhadap perbankan daerah.… Read More

22 mins ago

Agrinas Ikuti Saran Tunda Impor Mobil dari India

Poin Penting Agrinas menyatakan siap menunda rencana impor 105 ribu kendaraan dari India mengikuti arahan… Read More

36 mins ago

Laba Astra Otoparts (AUTO) Tembus Rp2,20 Triliun di 2025, Cetak Rekor Baru

Poin Penting Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih Rp2,20 triliun pada 2025, meningkat dari Rp2,03… Read More

49 mins ago

Kemenkeu: Program MBG Serap Anggaran Rp36,6 Triliun hingga 21 Februari

Poin Penting Program MBG telah menyerap Rp36,6 triliun hingga 21 Februari 2026, setara 10,9% dari… Read More

1 hour ago