Perbankan

Jenius Optimistis Bisnis Kartu Kredit Tetap Tumbuh di Tengah Lesunya Daya Beli

Jakarta – Jenius, layanan perbankan digital dari PT Bank SMBC Indonesia, optimis tren pertumbuhan layanan kartu kredit masih akan positif di tengah melemahnya daya beli masyarakat.

“Jadi basically kita juga masih sangat optimis terhadap pertumbuhan dari kartu kredit dan juga pertumbuhan dari spending-nya,” ujar Anita Ekasar, Jenius Business Stream Head SMBC Indonesia di Jakarta, Kamis, 8 Mei 2025.

Anita menjelaskan, keyakinan tersebut tercermin dari data realisasi dari kartu kredit Jenius yang menunjukan pertumbuhan positif. Misalnya saja, sepanjang 2025 atau Januari-Mei spending dari kartu kredit Jenius tetap stabil, bahkan meningkat pada pada libur Lebaran.

Baca juga: Naik Double Digit, Total Penyaluran Kredit Jenius Tembus Rp3,3 Triliun

“Saya melihat data internal aja selama 2025 ini mungkin dari Januari sampai Mei, kita melihat kartu kredit kita spending-nya stabil ya. Even kemudian kemarin di bulan lalu kan di bulan Lebaran tuh agak naik sih,” imbuhnya.

Dia pun membeberkan hingga kuartal I 2025, penyaluran kredit yang telah dilakukan oleh Jenius mencapai Rp3,3 triliun atau tumbuh 19 persen, dengam total pengguna tembus 6 juta orang, naik sebesar 8 persen.

Baca juga: BI Perpanjang Keringanan Bayar Tagihan Kartu Kredit hingga 30 Juni 2025

Lebih lanjut, Anita menambahkan bahwa, Jenius tengah fokus terhadap bisnis kartu kredit, sehingga ditargetkan akan bertumbuh dibandingkan dengan tahun lalu. Menurutnya, dengan hadirnya s-Card atau kartu kredit tambahan inovasi baru dari Jenius bisa mendorong pertumbuhan layanan kartu kredit.

That’s why kita meluncurkan juga s-Card, karena kita melihat banyak sekali penggunaan Jenius yang membutuhkan s-Card yang bisa diberikan kepada orang-orang terdekatnya,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

58 mins ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

1 hour ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

1 hour ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

1 hour ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

2 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

5 hours ago