Perbankan

Jenius Dorong Transaksi Global Lewat QRIS Cross Border

Poin Penting

  • Jenius Luncurkan QRIS Cross Border, fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran QR di luar negeri (saat ini tersedia di Jepang, segera menyusul Malaysia dan Thailand).
  • Pembayaran langsung dari saldo rupiah dengan kurs kompetitif, tercatat otomatis di aplikasi Jenius.
  • Selain QRIS, Jenius juga hadirkan tampilan baru, fitur Rewards, perluasan layanan tagihan, dan investasi Reksa Dana USD mulai dari $10.

Jakarta – Mengikuti tren mobilitas global masyarakat urban, Jenius, anak usaha PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia), memperkenalkan fitur QRIS Cross Border yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan kode QR di luar negeri.

Digital Banking Product and Innovation Head SMBC Indonesia, Febri Rusli mengungkapkan, layanan ini sudah bisa digunakan di Jepang melalui JPQR, dan segera hadir di Malaysia dan Thailand.

“Sekarang transaksi di luar negeri bisa dilakukan dengan simpel. Cukup scan QR di merchant Jepang, Malaysia, atau Thailand menggunakan aplikasi Jenius. Semua transaksi tercatat otomatis, transparan, dan langsung ditarik dari saldo rupiah dengan kurs kompetitif,” jelasnya dalam acara Media Gathering di Jakarta, Selasa, 23 September 2025.

Baca juga: Transaksi Internasional Jenius Lampaui Domestik pada 2025

Langkah ini menjadi salah satu inovasi “unthinkable” yang lahir dari proses kokreasi Jenius bersama masyarakat digital savvy.

Selain QRIS Cross Border, Jenius juga memperkenalkan sejumlah pembaruan lain. Di antaranya, tampilan aplikasi yang lebih intuitif, halaman Rewards Kamu untuk mengelola benefit seperti Green Club dan Yay Points, perluasan fitur pembayaran tagihan termasuk layanan pemerintah, serta akses investasi Reksa Dana USD mulai dari 10 dolar AS.

Baca juga: Transaksi QRIS Melesat, Artajasa Siap Ekspansi Cross-Border hingga ke Tiongkok

“Selama sembilan tahun perjalanan, Jenius sudah menghadirkan lebih dari 70 inovasi. Filosofi kami tetap sama, yaitu mendengarkan pengguna dan menghadirkan solusi finansial yang simpel, cerdas, dan relevan,” tambah Febri. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

13 mins ago

Pemerintah Resmi Berlakukan WFH ASN, Bagaimana dengan Pekerja Swasta?

Poin Penting Pemerintah menetapkan kebijakan WFH bagi ASN satu hari per minggu (setiap Jumat) mulai… Read More

20 mins ago

LPS Siapkan Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah BPR Pembangunan Nagari

Poin Penting LPS mulai verifikasi nasabah PT BPR Pembangunan Nagari per 31 Maret 2026, menyusul… Read More

27 mins ago

Ada 5.688 Aduan Mis-selling Asuransi, Total Kerugian Tembus Rp790 Miliar

Poin Penting Tercatat 5.888 aduan mis-selling PAYDI (2020–pertengahan 2025), dengan 686 kasus terbukti dan 5.004… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Melemah 0,61 Persen ke Level 7.048

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,61 persen ke level 7.048,22. Mayoritas sektor dan seluruh indeks… Read More

4 hours ago

BGN Hentikan Sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Ini Alasannya

Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026. Penghentian… Read More

4 hours ago