Ilustrasi: Saham BBRI mengalami kenaikan 61,5 kali setelah 20 tahun melantai di BEI. (Foto: Erman)
Jakarta – Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) pada perdagangan sesi I hari ini, 24 Maret 2025, ditutup turun 2,43 persen ke posisi Rp3.610 per saham, menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Penurunan harga saham BBRI tersebut sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang pada sesi I hari ini juga ditutup melemah ke level 6.114,21 dari pembukaan di level 6.258,17, atau turun 2,30 persen.
Sebelumnya, harga saham BBRI sempat tertekan lebih dalam hingga Rp3.530 per saham, turun 4,59 persen. Hal ini sejalan dengan IHSG yang anjlok 4,24 persen pada pukul 10:20 WIB.
Baca juga: IHSG Makin Gelap! Longsor 4,24 Persen, Tinggalkan Level 6.000
Diketahui, dalam RUPS BBRI hari ini, salah satu agenda yang dibahas adalah penggunaan laba bersih tahun buku 2024 untuk pembagian dividen kepada para pemegang saham.
Sebelumnya, Direktur Utama BBRI, Sunarso, menyatakan perkiraan dividend payout ratio tahun ini diperkirakan berada di kisaran 80-85 persen dari laba bersih.
BBRI mencatatkan laba bersih sebesar Rp60,64 triliun pada tahun 2024. Jika dalam RUPS diputuskan rasio dividen sebesar 85 persen, maka BBRI akan menebarkan dividen sekitar Rp51,54 triliun.
Adapun berdasarkan data Biro Riset Infobank, BRI tercatat menebarkan dividen sebesar Rp20,62 triliun untuk tahun buku 2019 atau 60 persen dari laba bersih konsolidasi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp34,41 triliun.
Tahun buku 2020, bank yang memiliki fokus di sektor UMKM ini memberikan dividen senilai Rp12,12 triliun atau setara 65 persen dari laba bersih konsolidasi Rp18,66 triliun.
Baca juga: RUPST BRI Digelar Hari Ini, Segini Bocoran Tebaran Dividennya
Pada tahun buku 2021, pembagian dividen BRI melonjak menjadi sebesar 85 persen atau senilai Rp26,40 triliun dari laba bersih konsolidasi Rp30,75 triliun. Untuk tahun buku 2022, saham berkode saham BBRI ini konsisten menebar dividen sebesar 85 persen atau Rp43,49 triliun dari laba bersih konsolidasi senilai Rp51,40 triliun.
Kemudian, tahun buku 2023, BRI kembali memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp48,10 triliun atau 80,04 persen dari laba atribusi yang senilai Rp60,42 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More
Poin Penting IHSG dibuka naik 0,52 persen ke 8.323,99 saat pembukaan, didominasi 282 saham menguat.… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 di Pegadaian naik Rp22.000 menjadi Rp3.085.000 per gram pada 25… Read More
Poin Penting IHSG (25/2) diproyeksi melanjutkan pelemahan dengan menguji support di level 8.200–8.250, meski rebound… Read More
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More