Ilustrasi: IHSG hari ini dibuka di zona merah. (Foto: istimewa)
Jakarta – Jelang pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2023, pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB (7/8) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 6.878 atau menguat 0,37 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 293 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 25 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp176 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 93 saham terkoreksi, sebanyak 180 saham menguat dan sebanyak 263 saham tetap tidak berubah.
Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan bahwa, sesuai prediksi, IHSG masih berada sideways di level 6850-6950.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Masih Tembus 5,1 Persen, Ini Faktor Pendukungnya
“Pada Jumat lalu (4/8) indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,43 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi sebesar 0,53 persen, sementara indeks Nasdaq turun sebesar 0,36 persen. Non-farm payrolls AS untuk Juli 2023 mencapai 187.000, di bawah ekspektasi,” ucap Fanny dalam risetnya, 7 Agustus 2023.
Kemudian, saham Apple turun 4,8 persen setelah melaporkan penurunan pendapatan. Sedangkan, Amazon naik 8,3 persen ke level tertingginya dalam hampir satu tahun setelah melaporkan keuntungan di atas perkiraan dan menyampaikan target yang positif.
Sementara itu, beberapa bursa di kawasan regional Asia Pasifik menguat pada Jumat lalu, seperti Hang Seng dan Shenzen Index yang naik masing-masing 0,61% dan 0,67%, namun di sisi lain IHSG dan STI mengalami pelemahan, dimana pada malam sebelumnya yield treasury sepuluh tahun AS naik mendekati level tertinggi sejak November 2022.
Adapun, hari ini Indonesia akan menyampaikan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2023 yang diperkirakan mencapai 4,93 persen secara tahunan dan akan mengumumkan cadangan devisa per Juli 2023. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting BEI lakukan suspensi sementara perdagangan efek terhadap emiten yang belum memenuhi ketentuan free… Read More
Poin Penting IHSG babak belur di sesi I, anjlok 5,31 persen ke level 7.887,16, seiring… Read More
Poin Penting Januari 2026 terjadi deflasi 0,15 persen (mtm), dengan IHK turun menjadi 109,75, berbalik… Read More
Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More
Poin Penting BPS mencatat impor Indonesia Januari-Desember 2025 naik 2,83% menjadi USD241,86 miliar. Impor barang… Read More
Poin Penting AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah untuk memperkuat struktur, kredibilitas, dan… Read More