Market Update

Jelang RDG BI, IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,94 Persen

Jakarta – Jelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (20/6) ditutup meningkat 0,94 persen ke level 6.789,91 dari dibuka pada level 6.727,19.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 17,53 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 486 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,63 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 253 saham terkoreksi, sebanyak 288 saham menguat dan sebanyak 227 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Fundamental Kokoh, Ini Rekomendasi Analis untuk Saham TUGU

Pada sesi ini, mayoritas sektor turut mengalami penguatan yang dipimpin oleh sektor keuangan yang menguat 2,19 persen, didukung oleh saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 3,41 persen dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 3,04 persen.

Adapun, sektor lain yang mengalami penguatan adalah sektor infrastruktur menguat 1,05 persen, sektor energi meningkat 0,81 persen, sektor teknologi naik 0,72 persen, sektor kesehatan menguat 0,64 persen, sektor transportasi naik 0,32 persen.

Selanjutnya, sektor industrial naik 0,29 persen, sektor siklikal menguat 0,24 persen, sektor properti meningkat 0,16 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,05 persen.

Baca juga: Catat! 3 Sentimen Bakal Pengaruhi Pergerakan IHSG Pekan Ini

Sedangkan, sektor non-siklikal mengalami pelemahan sebesar 0,45 persen, ditopang oleh saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang turun 1,63 persen.  

Di sisi lain, indeks bursa Asia juga mengalami penguatan, antara lain Indonesia Composite Index naik 0,94 persen dan Indonesia LQ45 Index menguat 0,40 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

1 hour ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

7 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

9 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

15 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

15 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

17 hours ago