Market Update

Jelang RDG BI, IHSG Dibuka Menguat 0,45%

Jakarta – Menjelang Rapat Dewan Gabungan (RDG) terkait suku bunga Bank Indonesia (BI), pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (25/7) indeks harga saham gabungan (IHSG) teruskan penguatan dengan dibuka pada zona hijau ke level 6930,23 atau menguat 0,45% pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 408 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 22 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp265 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 76 saham terkoreksi, sebanyak 197 saham menguat dan sebanyak 236 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Sinergy Networks (INET) Lepas 1,5 Miliar Saham Baru

BNI Sekuritas melihat IHSG pada perdagangan kemarin (24/7) sempat menyentuh upper bollinger band, namun ditutup kembali mendekati moving average lima hari yang artinya belum terlalu confirm untuk melanjutkan kenaikan.

Di mana, IHSG ditutup naik 0,27% pada perdagangan kemarin tapi disertai dengan net buy asing Rp171 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli asing adalah TLKM, BBRI, ACES, BBNI dan ASII.

“Level resistance berada 6850-6870 dengan support 6920-6950,” ujar Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam risetnya di Jakarta, 25 Juli 2023.

Sedangkan, untuk bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami pergerakan yang beragam. Pada Jumat lalu bursa AS tidak memberikan sentimen positif yang signifkan, Nikkei mencatat kenaikan yang cukup signifikan, IHSG juga menguat, sementara Hang Seng melemah sangat signifikan lebih dari 2%.

Selain itu, hari ini Dewan Gubernur BI akan mengumumkan suku bunga yang diperkirakan tetap di level 5,75%, Hong Kong akan mengumumkan neraca perdagangan (balance of trade) Juni 2023 pada hari ini.

Baca juga: Sinar Eka Selaras (ERAL) Mau IPO, Tawarkan 20% Saham

Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,52%, di mana menguat selama 11 hari berturut-turut, begitu juga dengan S&P 500 yang menguat sebesar 0,40%, sementara indeks Nasdaq juga naik sebesar 0,19%.

Adapun, investor memasuki minggu ini dengan laporan keuangan emiten dan keputusan Federal Reserve, saham energi memimpin kenaikan di S&P 500 dengan kenaikan sekitar 1,7% dan saham Chevron naik hampir 2%. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

10 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago