Market Update

Jelang RDG-BI, IHSG Dibuka Menguat 0,27%

Jakarta – Jelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB (16/2) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali memasuki zona hijau pada level 6.932 atau menguat 0,27%.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 338 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 23 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp156 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 69 saham terkoreksi, sebanyak 180 saham menguat dan sebanyak 259 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Surya Fajar (SF) Sekuritas melihat IHSG berpotensi kembali melemah pada perdagangan hari ini, dimana pada perdagangan kemarin (15/2) IHSG berakhir Hanging man menjadi sinyal potensi pelemahan lanjutan setelah berakhir pullback dari trendline Rising Wedge dan resistance level 6920.

“Sentimen pasar saham hari ini masih cenderung positif. Meskipun ada tekanan dari global kemarin, pelemahan di saham-saham big cap cenderung terbatas,” tulis tim riset SF Sekuritas dikutip Rabu,16 Februari 2023.

Tidak hanya itu, investor asing masih membukukan net buy di saham-saham big cap seperti BBRI dan BBNI. Pada hari ini pasar akan merespon hasil pertemuan Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). BI diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan 5.75% di tengah inflasi Indonesia yang mulai terkendali dan sudah memulai tren penurunan.

Dari sisi global, bursa Amerika bergerak menguat tipis pada perdagangan tadi malam Pasar merespon rilis angka penjualan ritel di bulan Januari. Penjualan ritel AS di bulan Januari tercatat naik 3% mom, angka ini jauh lebih tinggi dari ekspektasi konsensus yang mengharapkan kenaikan hanya 1,8% mom.

Kondisi tersebut membuat pasar sedikit was-was bahwa the Fed masih akan menaikkan suku bunga acuan dalam beberapa waktu ke depan. Sedangkan, bursa Eropa bergerak menguat pada perdagangan kemarin dengan Inggris melaporkan inflasi Januari sebesar 10,1% yoy, kembali turun dari posisi 10,5% yoy di bulan Desember.

Sementara itu bursa Asia bergerak melemah pada perdagangan kemarin, dimana pasar merespon rilis inflasi AS yang melampaui estimasi konsensus. IHSG berakhir di melemah pada perdagangan kemarin dengan ADRO rally naik 4,2% memimpin penguatan sector batu bara, ITMG menguat 0,9%, PTBA menguat 1,2%.

Adapun, Bank Digital juga mayoritas mengalami penguatan dengan AGRO menguat 5,9%, ARTO menguat 1,8%, BANK menguat 0,8%, BBHI menguat 0,9%, BBYB menguat 2,3%. Sementara saham big cap Banks menjadi pemberat dengan BBCA melemah 0,8%, BMRI menguat 1,5%, BBNI menguat 0,3% sementara BBRI kembali berakhir flat di akhir perdagangan. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tugu Insurance Berikan Perlindungan Asuransi untuk 5.000 Peserta Mudik Bareng Pertamina

Poin Penting Tugu Insurance memberikan perlindungan asuransi kepada lebih dari 5.000 peserta dalam program Mudik… Read More

2 mins ago

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.971 per Dolar AS, Didorong Sentimen Selat Hormuz

Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,15 persen ke level Rp16.971 per dolar AS, dari penutupan… Read More

47 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (17/3): Galeri24, UBS dan Antam Kompak Turun

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 17 Maret 2026, meliputi emas Antam,… Read More

53 mins ago

Bank Mandiri Salurkan Program Sosial bagi Penerima Manfaat

Melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyerahkan 114.000 paket berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.094, Naik 1,06 Persen

Poin Penting IHSG dibuka menguat 1,03 persen ke level 7.094,31 pada awal perdagangan 17 Maret… Read More

1 hour ago

IHSG Masih Berpeluang Melemah, BBCA, INDY, SUPA, TINS Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan 17 Maret 2026 dengan target pelemahan di… Read More

2 hours ago