Market Update

Jelang Rapat FOMC, Rupiah Diprediksi Tertekan

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (13/12) diperkirakan akan mengalami pelemahan. Tekanan terhadap rupiah menguat jelang rapat The Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengatakan, selain jelang rapat The Fed, pelemahan rupiah juga disebabkan oleh beberapa faktor yang mendorong adanya sentimen negatif ke pergerakan rupiah. Meningkatnya produksi shale oil di AS dapat kembali menekan rupiah.

“Kemungkinan meningkatnya produksi shale oil di AS dapat kembali menekan rupiah di tengah hampir pastinya kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada hari kamis,” ujar Ahmad Mikail dalam risetnya, di Jakarta, Rabu, 13 Desember 2017.

Namun demikian, lanjut dia, inflasi di AS yang diperkirakan meningkat di bulan November 2017 serta kemungkinan melemahnya harga minyak dunia, diprediksi bakal menghambat penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang di negara berkembang seperti Indonesia.

“Pada sesi perdagangan hari selasa kemarin rupiah melemah sebesar 0,16 persen. Rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp13,570 per dolar AS sampai dengan Rp13,580 per dolar AS hari ini,” ucapnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

1 hour ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

3 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

3 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

6 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

7 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

7 hours ago