Ilustrasi: Harga beras di 60 kota kompak naik. Foto: Istimewa.
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini harga beras di sejumlah pasar telah mengalami penurunan menjelang bulan Ramadan usai beberapa waktu lalu mengalami kenaikan.
“Harga beras di beberapa pasar, khususnya di pasar-pasar utama seperti Pasar Induk Cipinang dan Pasar Johar di Karawang, sudah mengalami penurunan,” katanya, dikutip setkab.go.id, Selasa (5/3).
Ia mengatakan, kondisi persediaan beras di Tanah Air masih aman, terutama dengan harapan sebulan ke depan panen raya akan terjadi. Bahkan, harganya masih bisa diturunkan.
“Kita harapkan karena panen raya segera mungkin dalam satu bulan ke depan akan terjadi, saya kira harga itu akan turun banyak,” imbuhnya.
Menurutnya, meski harga gabah di lapangan dilaporkan telah mengalami penurunan. Untuk itu, Jokowi menekankan pentingnya penurunan harga yang tidak terlalu drastis agar petani tetap mendapat ruang keuntungan yang adil.
Baca juga : Inflasi Berlanjut, BPS Ungkap Harga Beras di 28 Provinsi Naik
“Gabah juga saya mendapat informasi di lapangan sudah turun, tetapi turunnya jangan drastis, karena petani juga perlu diberikan ruang keuntungan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas beras masih mengalami inflasi sebesar 0,64 persen secara bulanan (mtm) dengan andil 0,03 persen di Januari 2024.
Plt Kepala BPS Amalia Adininggar mengatakan kenaikan harga beras di Januari 2024 terjadi di 28 provinsi, terutama di Pulau Jawa dan Bali Nusra.
“Seluruh provinsi di Pulau Jawa dan Bali Nusra mengalami kenaikan harga beras,” ujar Amalia dalam konferensi pers Kamis, 1 Februari 2024.
Baca juga : Jelang Ramadan, Sri Mulyani Waspadai Lonjakan Harga Beras
Sedangkan, harga beras di 10 provinsi lainnya menunjukkan penurunan. Amalia melanjutkan, secara tahunan atau year on year (yoy) kenaikan harga beras terjadi di semua rantai distribusi.
“Harga beras di tingkat penggilingan pada Januari 2024 naik sebesar 1,62 persen secara mtm, dan naik sebesar 21,78 persen secara yoy,” ungkapnya.
Lalu, untuk tingkat grosir, harga beras pada Januari 2024 naik sebesar 0,97 persen secara month to month (mtm), dan naik sebesar 16,66 persen secara yoy.
Sedangkan harga beras di tingkat eceran pada Januari 2024, tercatat naik sebesar 0,63 persen secara mtm dan naik sebesar 16,24 persen yoy.(*)
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More
Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More
Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More