Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan terus mengejar penyelesaian pembangunan infrastruktur hingga akhir tahun ini. Dirinyapun terang-terangan mengakui bahwa percepatan tersebut salah satunya guna menghadapi Pemilihan Presiden yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.
“Bukan untuk apa-apa, nih pasti pikirannya beda, supaya bisa kita pakai untuk lebaran. Tapi juga termasuk itu untuk Pemilu juga, sudah kita blak-blakan saja,” kata Jokowi pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) 2018 di Jakarta, Selasa 27 November 2018.
Dirinya menjelaskan, pada sisa tahun 2018 ini Pemerinta terus menggenjot penyelesaian beberapa proyek infrastruktur seperti jalan Tol Trans Sumatera jalur Lampung-Palembang dan Bakauheni-Terbanggi Besar yang direncanakan akan diresmikan akhir Desember 2018.
Tak hanya itu, Pemerintah juga mengebut penyelesaian Tol Jakarta-Surabaya akan tersambung di akhir tahun ini. Bahkan ia meminta agar dapat selesai sebelum Natal 2018 agar dapat segera diresmikan.
“Saya sudah minta sebelum Natal saya resmikan, tidak tahu naik motor atau naik apa. Jakarta-Surabaya nanti dicoba berapa jam kalau naik mobil. Kemudian Merak-Banyuwangi kita hitung,” kata Jokowi.
Dirinya juga menyebut, pembangunan infrastruktur akan dikebut hingga akhir tahun ini hingga awal tahun 2019, hal tersebut berlanjut dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) guna menghadapi adanya revolusi industi 4.0 yang sedang terjadi.(*)
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More