Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pembukaan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini pukul 9.00 WIB (24/2) dibuka menguat ke level 6.816,90 atau naik 0,20 persen dari level 6.803,00.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 281,66 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 22 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp257,66 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 98 saham terkoreksi, sebanyak 160 saham menguat dan sebanyak 260 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Rosan Roeslani Ditunjuk Presiden Prabowo Pimpin Danantara, Pandu dan Dony Oskaria Jadi CIO dan COO
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan kembali melanjutkan penguatan.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 6.680-6.740 dan resistance 6.865-6.930,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 19 Februari 2025.
Manajemen CGS melihat, melemahnya indeks di bursa Wall Street, turunnya harga sebagian besar, dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Sementara itu, para investor juga akan menunggu dan mencermati pengumuman pembentukan BPI Danantara oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang akan digelar hari ini.
Baca juga: BCA Syariah Perdalam Model Bisnis Bullion Bank
Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More