Market Update

Jelang Penutupan Bursa 2025, IHSG Dibuka Loyo ke Posisi 8.615

Poin Penting

  • IHSG dibuka melemah 0,33 persen ke level 8.615,78 pada awal perdagangan 30 Desember 2025, dengan nilai transaksi mencapai Rp433,74 miliar.
  • Tekanan pasar dipengaruhi koreksi indeks Wall Street, pelemahan komoditas global, dan depresiasi rupiah, meski aksi net buy asing berpotensi menjadi penopang.
  • Rekomendasi saham dari CGS International Sekuritas: MEDC, ENRG, RAJA, PTRO, TLKM, dan MBMA.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (30/12) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dibuka melemah ke level 8.615,78 dari level 8.644,25 atau turun 0,33 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini, sebanyak 631,79 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 75 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp433,74 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 95 saham terkoreksi, sebanyak 279 saham menguat dan sebanyak 275 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat di Akhir Perdagangan 2025, Ini Katalis Penggeraknya

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diperkirakan akan bergerak variatif cenderung melemah.

“IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariatif cenderung melemah pada kisaran support 8.475-8.562 dan resistance 8.730-8.811,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 30 Desember 2025.

Lebih lanjut, analis CGS menilai dengan terkoreksinya mayoritas indeks di Wall Street seiring tekanan aksi jual saham teknologi, melemahnya harga beberapa komoditas global, dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang masih berlanjut diperkirakan menjadi katalis negatif perdagangan IHSG hari ini.

Di sisi lain, aksi net buy asing dengan nilai yang cukup jumbo di perdagangan kemarin berpotensi menjadi katalis positif.  

Baca juga: Pelemahan IHSG Pekan Ini, Didorong 5 Saham Berikut

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada pergadangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

Ada juga saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Tambah Kepemilikan, Grab Borong Saham Superbank Rp382,07 Miliar

Poin Penting Grab lewat A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) dengan membeli 362,7 juta… Read More

2 hours ago

Strategi Adira Finance Jaga Loyalitas di Tengah Tekanan Daya Beli

Poin Penting Adira Finance memperkuat loyalitas nasabah melalui program Harinya Cicilan Lunas (HARCILNAS) 2025 di… Read More

2 hours ago

Purbaya Klaim Bisa Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam

Poin Penting Purbaya mengeklaim mengetahui penyebab pelemahan rupiah dan menilai kondisi itu bisa dibalik dalam… Read More

3 hours ago

Purbaya Akui Sudah Bertemu Juda Agung, Bahas Rotasi Wamenkeu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bertemu eks Deputi Gubernur BI Juda Agung Soal kemungkinan… Read More

4 hours ago

Menkeu Purbaya Nilai Pelemahan Rupiah hanya Berdampak Minim ke Perekonomian

Poin Penting Menkeu Purbaya menilai pelemahan rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS berdampak minimal dan… Read More

4 hours ago

Wacana ‘Tukar Guling’ Jabatan Juda dan Keponakan Prabowo Dinilai Ancam Independensi BI

Poin Penting CELIOS menilai wacana tukar guling pejabat BI-Kemenkeu berisiko melemahkan citra independensi Bank Indonesia… Read More

4 hours ago