Market Update

Jelang Pengumuman Suku Bunga BI, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.117

Jakarta – Jelang pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), pembukaan perdagangan hari ini (21/5) pukul 9.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 7.117,56 atau menguat 0,32 persen dari level 7.094,60.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 694,47 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 34 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp499,85 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 76 saham terkoreksi, sebanyak 239 saham menguat, dan sebanyak 225 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini Tetap Cuan

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.955-7.025 dan resistance 7.165-7.235,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 21 Mei 2025.

Manajemen CGS melihat, dengan terkoreksinya indeks di bursa Wall Street seiring adanya aksi profit taking diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Sementara itu, naiknya harga emas dan potensi pemangkasan suku bunga acuan oleh BI diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.

Baca juga: Melonjak Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Dekati Rp1,9 Juta per Gram

Rekomendasi Saham

CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

4 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

6 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

6 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

6 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

6 hours ago