Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump (foto: Istimewa)
Jakarta – Menjelang pelantikannya sebagai Presiden AS ke-47 pada Senin, 20 Januari 2025, Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joe Biden dalam sebuah jamuan di Gedung Putih.
Berdasarkan jadwal resmi pelantikan, seperti dikutip dari Antara pada Senin, 20 Januari 2025, agenda pertama Trump adalah menghadiri kebaktian gereja sebelum bertemu Biden di Gedung Putih. Setelah itu, Trump akan mengadakan upacara perpisahan untuk Biden.
Donald Trump dijadwalkan diambil sumpahnya sebagai Presiden AS ke-47 pada pukul 12.00 siang waktu setempat atau Selasa, 21 Januari 2025, pukul 00.00 WIB. Masa jabatannya secara resmi dimulai setelah prosesi pelantikan selesai.
Karena cuaca dingin, upacara pelantikan akan berlangsung di dalam Gedung Capitol. Ini menjadi pelantikan presiden kedua yang dilakukan di dalam ruangan, setelah Ronald Reagan pada tahun 1985.
Baca juga : Jelang Pelantikan Donald Trump, Kebijakan Tarif Perdagangan jadi Polemik
Setelah resmi menjadi presiden, Trump dijadwalkan melepas Joe Biden serta Wakil Presiden Kamala Harris. Ia juga akan menandatangani perintah eksekutif pertama dan mengusulkan daftar pejabat politik untuk pemerintahan barunya.
Selanjutnya, Trump akan berkomunikasi dengan para pimpinan Kongres AS dan menghadiri jajar kehormatan sebelum kembali ke Gedung Putih untuk menandatangani dokumen tambahan di Ruang Oval.
Menurut laporan CBS News, pelantikan Trump diperkirakan dihadiri oleh sejumlah anggota parlemen dan pejabat tinggi, termasuk empat mantan presiden: Bill Clinton, George W. Bush, Barack Obama, dan Joe Biden. Wakil Presiden Kamala Harris, yang menjadi rival Trump pada Pemilu 2024, juga dijadwalkan hadir.
Baca juga : Donald Trump Isyaratkan Akhiri Konflik Gaza Sebelum Biden Lengser
Para CEO perusahaan teknologi besar, seperti Mark Zuckerberg (Meta), Jeff Bezos (Amazon), Elon Musk (Tesla), Tim Cook (Apple), Shou Chew (TikTok), dan Sundar Pichai (Google), dijadwalkan menghadiri pelantikan Trump.
Selain itu, beberapa pemimpin dunia juga diperkirakan hadir, seperti Presiden Argentina Javier Milei, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, dan Wakil Presiden Tiongkok Han Zheng, yang mewakili Presiden Xi Jinping atas undangan Trump.
Menurut catatan Departemen Luar Negeri AS, sejak 1874, tidak pernah ada pemimpin asing yang menghadiri upacara penyerahan kekuasaan di AS. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More