Market Update

Jelang Long Weekend Paskah, IHSG Kembali Ditutup Merosot 2 Persen Lebih ke Posisi 7.026

Poin Penting

  • IHSG turun 2,19% ke 7.026, dengan 530 saham melemah.
  • Mayoritas sektor terkoreksi, dipimpin bahan baku dan infrastruktur.
  • Transaksi mencapai Rp12,79 triliun, dengan saham BUMI, DEWA, dan KPIG paling aktif.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 2 April 2026, atau menjelang libur long weekend Paskah, kembali ditutup merosot 2,19 persen ke level 7.026,78 dari posisi sebelumnya 7.184,43.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 530 saham terkoreksi, 177 saham menguat, dan 113 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 25,58 miliar saham diperdagangkan dengan 1,78 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp12,79 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Melemah 1,25 Persen, Hampir Semua Sektor Bergerak Merah

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup merah, dengan IDX30 turun 1,18 persen jadi 388,64, Sri-Kehati merosot 0,98 persen ke 342,34, LQ45 melemah 1,68 persen ke 714,58, dan JII turun 2,00 persen menjadi 479,56.

Kemudian, hampir seluruh sektor ikut ditutup melemah, dengan sektor bahan baku turun 4,86 persen, sektor infrastruktur merosot 3,96 persen, sektor energi melemah 2,94 persen, sektor industrial turun 2,23 persen, dan sektor transportasi merosot 2,08 persen.

Selain itu, sektor teknologi melemah 2,07 persen, sektor properti turun 1,57 persen, sektor keuangan merosot 0,72 persen, sektor kesehatan melemah 0,68 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,61 persen. 

Baca juga: 285 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah 0,65 Persen ke 7.138

Sedangkan, hanya sektor siklikal yang mengalami penguatan 0,45 persen, dengan harga saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 4,41 persen.

Saham Gainers, Losers, dan Teraktif

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

2 mins ago

Nobu Bank Bukukan Laba Bersih Rp481,3 Miliar, Tumbuh 46,30 Persen di 2025

Poin Penting Nobu Bank catat laba Rp481,3 miliar di 2025, tumbuh 46,3% yoy. Kredit naik… Read More

22 mins ago

Bank Jambi Gandeng SMF, Perkuat Likuiditas Pembiayaan Perumahan Rp200 Miliar

Poin Penting Bank Jambi dan SMF bekerja sama senilai Rp200 miliar untuk memperkuat likuiditas KPR.… Read More

35 mins ago

Indonesia-Korea Selatan Sepakati Investasi Rp173 Triliun, Ini Sektornya

Poin Penting Indonesia dan Korea Selatan meneken kerja sama investasi senilai Rp173 triliun, hasil kunjungan… Read More

56 mins ago

BRI Nilai Tambahan Likuiditas dari Pemerintah Jaga Momentum Kredit Berkualitas

Poin Penting Tambahan likuiditas pemerintah memperkuat penyaluran kredit BRI, terutama ke sektor UMKM. BRI tetap… Read More

2 hours ago

Budi Herawan Kembali Pimpin AAUI, Siapkan Strategi Hadapi Ketidakpastian Global

Poin Penting Budi Herawan kembali terpilih sebagai Ketua AAUI periode 2026–2030 melalui aklamasi, mencerminkan kepercayaan… Read More

2 hours ago