Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu, 24 Desember 2025, sebagai perdagangan terakhir pekan ini sebelum libur Natal 2025, ditutup dengan kembali melanjutkan pelemahannya di level 8.537,91 atau merosot 0,55 persen dari posisi 8.584,78.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat 403 saham terkoreksi, 247 saham menguat, dan 152 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 34,18 miliar saham diperdagangkan dengan 2,53 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp22,29 triliun.
Baca juga: IHSG Sesi I Jelang Libur Nataru Ditutup Hijau di Level 8.587, 343 Saham Terkoreksi
Lebih lanjut, mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak melemah, terlihat dari LQ45 yang turun 0,41 persen ke 845,44, JII merosot 1,02 persen menjadi 575,68, dan IDX30 melemah 0,15 persen menjadi 436,03. Sedangkan, Sri-Kehati naik 0,24 persen menjadi 381,73.
Kemudian, mayoritas sektor juga ditutup merah, terlihat dari sektor bahan baku merosot 1,59 persen, sektor energi turun 1,14 persen, sektor transportasi melemah 1,00 persen.
Tidak hanya itu, sektor teknologi merosot 0,77 persen, sektor keuangan turun 0,54 persen, sektor industrial dan sektor kesehatan melemah 0,12 persen, serta sektor siklikal merosot 0,03 persen.
Baca juga: IHSG Berbalik Menguat di Level 8.609 pada Pembukaan Jelang Libur Nataru
Sedangkan, sektor sisanya menguat, dengan sektor properti naik 0,38 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,20 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,16 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).
Sedangkan saham top losers adalah PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Baca juga: IHSG Lanjut Ditutup Merosot 0,71 Persen ke Level 8.584
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More
Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More
Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More
Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More
Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More