Market Update

Jelang Libur Lebaran, IHSG Ditutup Menguat 0,50%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini berhasil ditutup ke zona hijau sebesar 34,22 poin atau menguat 0,50% ke level 6821,80 dari dibuka di level 6787,58 pada pembukaan perdagangan hari ini (18/4).

“IHSG kembali rebound dan menutup pasar jelang libur Lebaran dengan kembali optimis. Optimisme tersebut memang ditopang oleh sektor energi seiring dengan harga minyak yang kembali mengalami kenaikan setelah China melaporkan laporan kinerja ekonominya,” tulis tim riset Philip Sekuritas Indonesia dalam closing review di Jakarta, 18 April 2023.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 276 saham terkoreksi, 245 saham menguat, dan 204 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,12 miliar saham diperdagangkan dengan 1,15 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,01 triliun.

Seluruh indeks turut mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,57% menjadi 494,09, LQ45 menguat 0,52% menjadi 948,34, SRI-KEHATI menguat 0,59% menjadi 436,41, dan JII menguat 0,44% menjadi 569,39.

Kemudian, sebagian sektor mengalami penguatan, di antaranya, sektor energi menguat 1,88%, sektor industrial menguat 1,16%, sektor teknologi dan sektor siklikal menguat 0,25%, sektor bahan baku menguat 0,10%, serta sektor keuangan menguat 0,09%.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan, seperti sektor transportasi melemah 0,70%, sektor properti melemah 0,62%, sektor infrastruktur melemah 0,21%, sektor kesehatan melemah 0,20%, dan sektor non-siklikal melemah 0,18%.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Era Digital Media Tbk (AWAN), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Metro Reality Tbk (MTSM). Sedangkan saham top losers adalah PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC), dan PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

26 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago