Market Update

Jelang Libur Lebaran, IHSG Ditutup Melemah 0,18%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup kembali terkoreksi ke zona merah sebesar 12,35 poin atau melemah 0,18% ke level 6.798 dari dibuka di level 6.811 pada pembukaan perdagangan hari ini (12/4). 

“IHSG bergerak pesimis jelang libur lebaran di tengah penjualan retail dalam negeri periode Februari yang dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 0,6% yoy setelah terkontraksi pada bulan sebelumnya sebesar minus 0,6%,” tulis tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam riset harian, 12 April 2023. 

Hal itu didorong oleh dengan perbaikan tingkat konsumsi dan memasuki jelang Ramadhan di mana makanan dan baju yang mendominasi adanya penguatan penjualan retail tersebut.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 302 saham terkoreksi, 230 saham menguat, dan 198 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17 miliar saham diperdagangkan dengan 1,34 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,96 triliun. 

Kemudian, hanya indeks JII yang mengalami pelemahan sebesar 0,40% menjadi 569,60. Sedangkan, sektor lainnya seperti IDX30 menguat  0,13% menjadi 491,46, LQ45 menguat 0,15% menjadi 943,18, dan SRI-KEHATI menguat 0,74% menjadi 433,47. 

Meski begitu, hanya beberapa sektor yang mengalami penguatan yaitu, sektor industrial menguat 0,97%, sektor transportasi menguat 0,34%, sektor keuangan menguat 0,19%, dan sektor infrastruktur menguat 0,12%. 

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, dengan sektor energi melemah 1,62%, sektor teknologi melemah 1,50%, sektor kesehatan melemah 0,53%, sektor non-siklikal melemah 0,51%, sektor bahan baku dan properti melemah 0,28%, dan sektor siklikal melemah 0,18%. 

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Personel Alih Daya Tbk (PADA), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), dan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX). Sedangkan saham top losers adalah PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK), PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), dan PT Surya Essa Perkasa Tbk (ESSA). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), dan PT Personel Alih Daya Tbk (PADA). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

49 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

7 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

8 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago