News Update

Jelang Lebaran, OCBC Siapkan Uang Tunai Rp2 Triliun

Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk mengaku telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai bagi masyarakat baik selama Ramadan maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja, di Jakarta, Senin, 21 Mei 2018 mengatakan, jumlah uang tunai tersebut mengalami peningkatan sekitar 20 persen bila dibandingkan dengan persiapan uang tunai tahun lalu yang mencapai Rp1,5 triliun.

“Untuk kebutuhan lebaran, kita siapkan uang tunai Rp2 triliun. Ini tumbuhnya sekitar 10-20 persen dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Baca juga: OCBC NISP Kembali Gelar Poin Seru

Kendati perseroan telah menyiapkan uang tunai mencapai Rp2 triliun untuk kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, namun dirinya menginginkan agar para nasabah dapat mengurangi kebutuhan uang tunai dan menggantinya dengan non tunai.

Selama libur Lebaran, nasabah tetap dapat melakukan transaksi perbankan melalui 736 ATM Bank OCBC NISP yang dapat diakses di lebih dari 179.000 jaringan ATM LINK, ATM Bersama, PRIMA, serta sekaligus terhubung dengan lebih dari 900 jaringan ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia.

Adapun penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sampai dengan kuartal I 2018 tercatat Rp121,1 triliun atau tumbuh 10 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama yakni sebesar Rp109,7 triliun. Perolehan DPK ini menunjukkan komitmen OCBC NISP untuk konsisten menjalankan fungsi intermediasinya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago