News Update

Jelang IPEX 2016 BTN Undang Lebih 200 Pengembang –

[Best_Wordpress_Gallery id=”283″ gal_title=”Jelang IPEX 2016 BTN Undang 200 Pengembang”]

Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persro) Tbk (BTN) Handayani (kanan), Direktur Bank BTN Oni Febriarto Rahardjo (ketiga kanan) dan para pengembang berbincang disela acara business gathering penyelenggaraan Indonesia Property Expo (IPEX) 2016,yang dibuka oleh Direktur Utama BTN Maryono, di Jakarta, Rabu 20 Juli 2016. Bank BTN mengundang lebih dari 200 pengembang di seluruh Indonesia untuk membicarakan IPEX 2016 yang akan diselenggarakan pada Agustus mendatang. Dalam IPEX 2016 nanti setidaknya akan turut melibatkan pengembang untuk memamerkan proyek yang baru mereka bangun  lebih dari 700 proyek perumahan baru yang tersebar di Indonesia yang akan menjadi alternatif kepemilikan rumah bagi masyarakat yang akan membeli dengan cara tunai maupun skim KPR perbankan.(Budi Urtadi)

Apriyani

Recent Posts

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Poin Penting Bank Mandiri memperkuat peran sebagai agen pembangunan melalui dukungan terintegrasi UMKM, Bank Mandiri… Read More

9 mins ago

OJK Cabut Izin Usaha Varia Intra Finance, Ini Alasannya

Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More

12 hours ago

Fundamental Kuat, Amartha Buka Peluang IPO

Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More

13 hours ago

Harga Emas Global Diprediksi Tembus USD10.000 per Troy Ons

Jakarta – Pergerakan harga emas global diproyeksikan menembus di level 10.000 dolar Amerika Serikat (AS)… Read More

13 hours ago

OJK Dorong Bank KMBI I Perkuat Permodalan Lewat Konsolidasi

Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More

13 hours ago

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp13,2 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas ke Sektor Ini

Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More

13 hours ago