News Update

Jelang Idul Fitri 1440 H, Bank BJB Siapkan Dana Rp9,17 Triliun

Jakarta – Kebutuhan dana masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H diperkirakan akan melonjak. Dalam rangka mengantisipasi lonjakan tersebut bank bjb mempersiapkan dana likuiditas selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Jumlah dana likuiditas yang disiapkan perbankan mencapai ±Rp9,17 triliun akan didistribusikan ke seluruh jaringan kantor bank bjb di seluruh Indonesia. Jumlah dana tersebut telah disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri 1440 H yang dikeluarkan untuk kebutuhan operasional.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, M. As’adi Budiman mengatakan distribusi dana likuiditas selama Ramadan dan Idul Fitri ini dilakukan guna menunjang kebutuhan uang masyarakat yang diprediksi mengalami kenaikan dari segi volume transaksi maupun pengambilan uang tunai. Distribusi likuiditas dilakukan secara bertahap dan berfokus pada kota tujuan mudik.

“Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang selama lebaran ini, bank bjb telah mempersiapkan dana likuiditas yang disebarkan di seluruh jaringan kantor bank bjb. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan semaksimal mungkin dana yang siap dicairkan untuk memenuhi kebutuhan lebaran,” kata Adi dalam acara Buka Puasa Bersama Insan Pers, di Bandung, Jum’at, 24 Mei 2019.

Bank bjb juga menerima layanan penukaran uang selama bulan Ramadhan 1440 H di seluruh jaringan kantor bank bjb. Selain itu, bank bjb bekerjasama dengan KPw Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat telah menunjuk Kantor Cabang Pembantu (KCP) PEMKOT Bandung secara khusus melayani penukaran uang.

Sedangkan untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, Kantor Cabang yang ditunjuk secara khusus adalah Kantor Cabang (KC) Daan Mogot, KC. Gajah Mada, KC. Hasyim Ashari, Kantor Cabang Khusus (KCK) Jakarta, KC. Kebayoran Baru, KC. Rasuna Said, KC. Rawamangun, KC. S. Parman, KC. Saharjo dan KC. Tangerang Selatan.
Sebagai bank sentral, BI akan menggandeng sejumlah bank, termasuk bank bjb dalam menyiapkan layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) melalui mobil layanan kas untuk wilayah Bandung dan Jakarta.

Mobil Layanan Kas ini dapat ditemui di Lapangan IRTI Monas pada 13-29 Mei 2019, Monumen Perjuangan Bandung 21 dan 23 Mei 2019, Halaman Parkir Balaikota Bandung 28 Mei 2019 dan Asia Afrika (Jl. DR. Ir. Sukarno) 29 Mei 2019.

Kegiatan penukaran uang juga dilaksanakan di semua kantor cabang bank bjb yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini juga sejalan dengan upaya pihak regulator dalam hal clean money policy dan mencegah peredaran uang palsu.

Untuk menyesuaikan layanan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1440 H, bank bjb akan tetap membuka kegiatan operasional di luar hari kerja operasional pada tanggal 1, 2, 3, 4, dan 7 Juni 2019.

Cakupan pelayanan yang dilakukan yakni untuk transaksi setor tunai, tarik tunai, angsuran kredit dan customer request.(*)

Apriyani

Recent Posts

5 Saham Top Leaders Penggerak IHSG Pekan Ini, Siapa Paling Moncer?

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More

8 mins ago

IHSG Sepekan Naik 0,72 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp14.941 Triliun

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More

17 mins ago

DPR Desak Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026 Naik jadi 20 Persen, Ini Alasannya

Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More

25 mins ago

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

18 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

18 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

23 hours ago