Perbankan

Jelang Elektronifikasi, Transaksi Brizzi Melonjak 171%

Jakarta — Jelang diberlakukannya elektronikfikasi tol yang akan berlangsung pada 31 Oktober 2017 mendatang, tercatat jumlah dan transaksi uang elektronik perbankan terus meningkat. Tak terkecuali dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan, angka transaksi nontunai naik sebesar 171 persen (YoY) atau menjadi 1,1 juta transaksi melalui penggunaan kartu uang elektronik BRI (Brizzi) dengan nilai transaksi hingga Rp9,8 miliar.

“Transaksi nontunai sekitar 1,1 juta, naik 171 persen dibandingkan tahun lalu dengan sales volumenya Rp 9,8 miliar per-September. Ini karena peningkatan volume penggunaan Brizzi untuk jalan tol,” ungkap Handayani di kantor pusat BRI, Jakarta, Kamis, 26 Oktober 2017.

Dirinya menambahkan, guna dapat melayani pengguna Brizzi, pihaknya juga terus menambahkan fasilitas top-up di setiap merchant yang bekerja sama dengan BRI. Selain itu pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas top-up di rest area maupun di beberapa gardu tol tertentu.

Selanjutnya, Handayani mengungkapkan transaksi top-up Brizzi juga meningkat signifikan sepanjang Agustus hingga September tahun ini. Tercatat angka volume top-up telah mencapai Rp2,5 miliar.

“Jadi kalau kita lihat top-up nya saja di September meningkat cukup signifikan dari sisi volume Rp2,5 miliar untuk top-up,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pemerintah bekerja sama dengan Badan Pengelola Jalan Tol (BPTJ), Jasa Marga, Bank Indonesia dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah mencanangkan elektronikfikasi gardu tol per 31 Oktober 2017. Dengan arti lain para pengguna jalan tol sudah tidak bisa menggunakan tunai untuk transaksi di gardu tol. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

6 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

6 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

8 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

8 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

8 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

8 hours ago