Ilustrasi CoreTax (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat sebanyak 6.691.081 Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk tahun pajak 2025 sudah dilaporkan per 8 Maret 2026 pukul 24:00 WIB.
Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Inge Diana Rismawanti mengatakan, mayoritas pelaporan SPT Tahunan tersebut dilakukan melalui sistem Coretax, yakni sebanyak 6.685.865 SPT. Sementara 5.216 SPT disampaikan melalui Coretax Form.
“Progres pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 08 Maret 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 6.691.081 SPT,” katanya, Senin, 9 Maret 2026.
Baca juga: Pelaporan SPT 2025 Tembus 6 Juta, Ini Rincian Data dari DJP
Secara rinci, total pelaporan SPT Tahunan tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi karyawan sebanyak 5.947.665, wajib pajak orang pribadi non-karyawan 595.835, wajib pajak badan dalam rupiah 141.055, dan wajib pajak badan dalam dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 116.
Selain itu, pelaporan SPT Tahunan dengan beda tahun buku yang disampaikan mulai 1 Agustus 2025 tercatat sebanyak 1.173 wajib pajak badan dan 21 wajib pajak badan dalam dolar AS.
Baca juga: DJP Segera Luncurkan Coretax Mobile, Wajib Pajak Bisa Lapor SPT Lewat HP
Kemudian, DJP juga mencatat jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi dan penggunaan akun Coretax mencapai 15.616.605.
Jumlah tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi sebanyak 14.594.724, wajib pajak badan 931.532, wajib pajak instansi pemerintah 90.124, dan wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebanyak 225. (*)
Editor: Yulian Saputra
Dalam gelaran BTN Run 2026 for Charity ini, donasi dihitung berdasarkan dua komponen utama, yaitu… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More
Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More
Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More
Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,14% ke level 7.097,05 sepanjang pekan 25-27 Maret 2026. Kapitalisasi pasar… Read More