Moneter dan Fiskal

Jelang Batas Akhir 31 Maret, Pelaporan SPT Tahunan 2025 Baru 6,69 Juta

Poin Penting

  • Pelaporan SPT Tahunan 2025 mencapai 6,69 juta hingga 8 Maret 2026, menjelang batas akhir 31 Maret.
  • Mayoritas SPT dilaporkan melalui sistem Coretax dengan total 6,68 juta laporan.
  • Aktivasi akun Coretax telah mencapai 15,6 juta wajib pajak, didominasi wajib pajak orang pribadi.

Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat sebanyak 6.691.081 Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk tahun pajak 2025 sudah dilaporkan per 8 Maret 2026 pukul 24:00 WIB.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Inge Diana Rismawanti mengatakan, mayoritas pelaporan SPT Tahunan tersebut dilakukan melalui sistem Coretax, yakni sebanyak 6.685.865 SPT. Sementara 5.216 SPT disampaikan melalui Coretax Form.

“Progres pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 08 Maret 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 6.691.081 SPT,” katanya, Senin, 9 Maret 2026.

Baca juga: Pelaporan SPT 2025 Tembus 6 Juta, Ini Rincian Data dari DJP

Secara rinci, total pelaporan SPT Tahunan tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi karyawan sebanyak 5.947.665, wajib pajak orang pribadi non-karyawan 595.835, wajib pajak badan dalam rupiah 141.055, dan wajib pajak badan dalam dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 116.

Selain itu, pelaporan SPT Tahunan dengan beda tahun buku yang disampaikan mulai 1 Agustus 2025 tercatat sebanyak 1.173 wajib pajak badan dan 21 wajib pajak badan dalam dolar AS.

Baca juga: DJP Segera Luncurkan Coretax Mobile, Wajib Pajak Bisa Lapor SPT Lewat HP

Kemudian, DJP juga mencatat jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi dan penggunaan akun Coretax mencapai 15.616.605.

Jumlah tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi sebanyak 14.594.724, wajib pajak badan 931.532, wajib pajak instansi pemerintah 90.124, dan wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebanyak 225. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank Ramadan Berbagi 2026: Menguat dalam Kebersamaan, Tumbuh dengan Keberkahan

Jakarta - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan… Read More

2 hours ago

Tragedi Bantargebang Terulang, Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 4 Orang

Poin Penting: Longsor gunungan sampah di Bantargebang menewaskan empat orang dan kembali menyoroti krisis pengelolaan… Read More

2 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup pada Level 7.337

Poin Penting IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.… Read More

2 hours ago

Panglima TNI Siaga 1: Pasukan dan Alutsista Disiapkan, Ada Apa?

Poin Penting: Status Siaga 1 TNI merupakan tingkat kesiapan tertinggi di militer yang menandakan pasukan,… Read More

3 hours ago

Harga Minyak Sempat Tembus USD100 per Barel, Purbaya Buka Suara soal APBN dan BBM

Poin Penting Pemerintah akan mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia selama satu bulan sebelum menentukan kebijakan… Read More

3 hours ago

RUPST BNI Sepakat Tebar Dividen Rp13,02 Triliun atau 65 Persen dari Laba 2025

Poin Penting RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025. Nilai tersebut… Read More

3 hours ago