Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat, 14 Maret 2025, kembali ditutup turun ke posisi 6.515,63 dari dibuka pada level 6.647,41 atau melemah 1,98 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 384 saham terkoreksi, 205 saham menguat, dan 218 tetap tidak berubah. Sebanyak 15,57 miliar saham diperdagangkan dengan 1,03 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp9,00 triliun.
Lalu, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak turun, dengan IDX30 melemah 1,33 persen menjadi 378,87, Sri-Kehati merosot 1,30 persen menjadi 335,50, LQ45 turun 1,53 persen menjadi 726,98, dan JII melemah 1,87 persen menjadi 413,11.
Baca juga: Pasar Saham Tertekan, MAMI Kasih Solusi Begini
Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor turut bergerak turun tercermin dari sektor teknologi melemah 12,71 persen, sektor kesehatan merosot 1,16 persen, sektor non-siklikal melemah 1,13 persen, sektor bahan baku turun 1,05 persen, dan sektor energi merosot 1,04 persen.
Kemudian, sektor infrastruktur melemah 0,95 persen, sektor properti turun 0,91 persen, sektor keuangan melemah 0,90 persen, sektor transportasi merosot 0,70 persen, dan sektor industrial turun 0,38 persen.
Sementara itu, hanya sektor siklikal yang mengalami penguatan sebanyak 0,67 persen, ditopang oleh saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang naik 0,82 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).
Baca juga: Begini Cara Gotrade Indonesia Bantu Investor Kelola Risiko Investasi di Pasar Saham AS
Sedangkan saham top losers adalah PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM), PT Sanurhastra Mitra Tbk (MINA), dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More