Market Update

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Merosot Hampir 2 Persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat, 14 Maret 2025, kembali ditutup turun ke posisi 6.515,63 dari dibuka pada level 6.647,41 atau melemah 1,98 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 384 saham terkoreksi, 205 saham menguat, dan 218 tetap tidak berubah. Sebanyak 15,57 miliar saham diperdagangkan dengan 1,03 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp9,00 triliun.

Lalu, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak turun, dengan IDX30 melemah 1,33 persen menjadi 378,87, Sri-Kehati merosot 1,30 persen menjadi 335,50, LQ45 turun 1,53 persen menjadi 726,98, dan JII melemah 1,87 persen menjadi 413,11. 

Baca juga: Pasar Saham Tertekan, MAMI Kasih Solusi Begini

Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor turut bergerak turun tercermin dari sektor teknologi melemah 12,71 persen, sektor kesehatan merosot 1,16 persen, sektor non-siklikal melemah 1,13 persen, sektor bahan baku turun 1,05 persen, dan sektor energi merosot 1,04 persen.

Kemudian, sektor infrastruktur melemah 0,95 persen, sektor properti turun 0,91 persen, sektor keuangan melemah 0,90 persen, sektor transportasi merosot 0,70 persen, dan sektor industrial turun 0,38 persen. 

Sementara itu, hanya sektor siklikal yang mengalami penguatan sebanyak 0,67 persen, ditopang oleh saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang naik 0,82 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).

Baca juga: Begini Cara Gotrade Indonesia Bantu Investor Kelola Risiko Investasi di Pasar Saham AS

Sedangkan saham top losers adalah PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM), PT Sanurhastra Mitra Tbk (MINA), dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

4 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

6 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

7 hours ago

Tantangan Inovasi Sektor Perumahan Rendah Emisi

Oleh Wilson Arafat, GRC Specialist PADA suatu hari, penulis jogging santai melintasi kawasan yang sedang… Read More

7 hours ago

Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Baru Rp8,49 M, Ini Alasannya

Poin Penting Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengembalikan mobil dinas baru senilai Rp8,49 miliar yang dibeli… Read More

7 hours ago

IHSG Ditutup Ambles 2 Persen Lebih ke Level 8.016

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,65 persen ke 8.016,83; 671 saham melemah,… Read More

7 hours ago