Market Update

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Merosot 0,61 Persen

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (27/9) berakhir ditutup pada zona merah ke level 7.696,91 atau merosot sebanyak 0,61 persen dari level 7.744,64.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 312 saham terkoreksi, 246 saham menguat, dan 243 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 20,53 miliar saham diperdagangkan dengan 1,25 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp14,93 triliun. 

Lebih lanjut, seluruh indeks turut mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 0,80 persen menjadi 493,12, LQ45 melemah 1,09 persen menjadi 959,94, Sri-Kehati merosot 1,07 persen menjadi 428,53, dan JII naik 1,31 persen menjadi 535,43.

Baca juga: Menguat 4 Hari Beruntun, Harga Saham TUGU Kembali ke Zona Rp1.300

Pelemahan tersebut juga diikuti oleh mayoritas sektor di antaranya adalah sektor infrastruktur melemah 0,71 persen, sektor industrial turun 0,42 persen, sektor keuangan merosot 0,39 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,30 persen.

Selanjutnya, sektor non-siklikal turun 0,28 persen, sektor transportasi melemah 0,21 persen, dan sektor siklikal merosot sebesar 0,03 persen.

Sementara, sektor sisanya mengalami penguatan, yakni sektor energi meningkat 1,10 persen, sektor properti naik 0,60 persen, sektor kesehatan naik sebesar 0,22 persen, dan sektor teknologi meningkat 0,14 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Indah Prakarsa Sentosa Tbk (INPS), PT Tira Austenite Tbk (TIRA), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI).

Baca juga: Cek Sektor Saham Potensial Cuan Usai BI dan The Fed Pangkas Suku Bunga

Sedangkan saham top losers adalah PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON), dan PT Green Power Group Tbk (LABA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Kudeta “Tak Berdarah” Tiga Komisioner OJK Mundur Terhormat

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More

1 hour ago

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

7 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

7 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

8 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

9 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

10 hours ago