Market Update

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.458

Poin Penting

  • IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485 saham) dengan nilai transaksi mencapai Rp18,12 triliun
  • Seluruh indeks dan sektor kompak menguat, dipimpin IDX30 (+4,35 persen) dan sektor industrial (+4,29 persen) serta keuangan (+3,02 persen)
  • Pergerakan saham aktif dan variatif, top gainers seperti MEGA, MSIN, CASS; top losers SHIP, BDMN, DAAZ; dengan BUMI, DEWA, dan CUAN jadi saham teraktif.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 10 April 2026 ditutup menguat ke posisi 7.458,49 atau mengalami kenaikan 2,07 persen dari level 7.307,58.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 181 saham terkoreksi, 485 saham menguat, dan 153 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 42,94 miliar saham diperdagangkan dengan 2,28 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp18,12 triliun.

Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri turut bergerak menguat, dengan IDX30 naik 4,35 persen jadi 400,29, Sri-Kehati meningkat 4,17 persen ke 349,08, LQ45 menguat 0,04 persen ke 746,47, dan JII menguat 1,89 persen menjadi 516,66.

Baca juga: WBSA Melantai di Bursa, Harga Saham Langsung Sentuh ARA

Lalu, 11 sektor juga terpantau bergerak menguat. Rinciannya sektor industrial melonjak 4,29 persen, sektor keuangan meningkat 3,02 persen, sektor siklikal menguat 2,64 persen, sektor properti naik 2,18 persen, sektor bahan baku meningkat 1,96 persen, dan sektor infrastruktur menguat 1,94 persen.

Selanjutnya, sektor teknologi naik 1,91 persen, sektor energi meningkat 1,41 persen, sektor transportasi menguat 0,93 persen, sektor non-siklikal naik 0,35 persen, dan sektor kesehatan meningkat 0,20 persen.

Baca juga: BRI Alihkan Saham BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management 

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Cahaya Aero Services Tbk (CASS).

Sedangkan saham top losers adalah PT Silo Maritime Perdana Tbk (SHIP), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Siapkan Aturan Baru RBB, Begini Respons Purbaya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More

19 seconds ago

Melangkah Menuju KBMI 2, Bank BPD Bali Catatkan Kinerja Positif di Triwulan I 2026

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More

40 mins ago

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

4 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

4 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

4 hours ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

4 hours ago