Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (2/8) kembali ditutup terkoreksi ke level 7.308,12 atau melemah 0,24 persen dari level 7.325,98 pada perdagangan tadi ini.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 295 saham terkoreksi, 240 saham menguat, dan 255 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 14,27 miliar saham diperdagangkan dengan 900 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,73 triliun.
Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pelemahan, dengan IDX30 melemah 0,63 persen menjadi 458,54, LQ45 melemah 0,66 persen menjadi 919,37, Sri-Kehati melemah 0,45 persen menjadi 405,45, dan JII melemah 0,51 persen menjadi 512,18.
Baca juga: Usai Rilis Kinerja, Begini Pergerakan Saham BBCA dan BBRI
Lalu, hanya terdapat empat sektor yang mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor energi meningkat 0,81 persen, sektor siklikal naik 0,57 persen, sektor properti menguat 0,48 persen, dan sektor industrial menguat flat.
Sementara itu, sektor lainnya mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi turun 1,04 persen, sektor bahan baku tergelincir 0,76 persen, sektor infrastruktur turun 0,71 persen, dan sektor non-siklikal merosot 0,57 persen.
Serta, sektor kesehatan melemah 0,45 persen, sektor teknologi turun 0,37 persen, dan sektor keuangan melemah 0,31 persen.
Baca juga: Harga Saham Tembus Rp10.000, Bos BCA Tegaskan Tak Ada Rencana Stock Split
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE), dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA).
Sedangkan saham top losers adalah PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP), PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), dan PT Leyand International Tbk (LAPD).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT PAM Mineral Tbk (NICL), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More