Market Update

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210

Poin Penting

  • Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67 juta saham diperdagangkan.
  • S&P peringatkan biaya bunga utang tinggi bisa tekan rupiah dan peringkat kredit Indonesia.
  • Defisit hampir 3% PDB dapat menahan investasi dan memengaruhi stabilitas keuangan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Jumat (27/2) pukul 09.00 WIB, turun 0,30 persen ke level 8.210,43 dari 8.235,26.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 663,67 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 60 ribu kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp364,65 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 228 saham terkoreksi, sebanyak 152 saham menguat dan sebanyak 278 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, Pilarmas Investindo Sekuritas melihat bahwa pergerakan IHSG hari ini berpotensi melemah terbatas di rentang level 8.200-8.330.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 8.200-8.330,” kata Pilarmas dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.

Sentimen Pasar dan Risiko Fiskal

Pilarmas menyatakan sentimen yang akan memengaruhi IHSG hari ini adalah datang dari S&P Global Ratings yang memperingatkan bahwa kenaikan biaya bunga utang yang kemungkinan telah melampaui 15 persen dari pendapatan pemerintah meningkatkan risiko penurunan peringkat kredit Indonesia, meski outlook masih stabil di level BBB. 

Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke 8.150, Ini Sentimen Pemicunya

S&P menilai rasio bunga yang terus naik sejak pandemi, defisit fiskal 2,9 persen PDB akibat lemahnya penerimaan, serta risiko arus keluar modal asing dapat menekan rupiah, meningkatkan biaya pembiayaan, dan memperlemah keuangan publik. 

Pemerintah dan regulator telah merespons dengan rencana reformasi pasar, namun pemulihan kepercayaan investor dinilai krusial untuk menjaga stabilitas fiskal dan peringkat sovereign Indonesia. 

“Kami menilai peringatan dari S&P Global Ratings, perubahan outlook oleh Moody’s Ratings, serta sorotan MSCI berpotensi meningkatkan persepsi risiko terhadap Indonesia, yang dampaknya bisa menjalar ke berbagai sektor,” imbuhnya.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,81 Persen, 450 Saham Terkoreksi

Lalu, jika rasio pembayaran bunga terus di atas 15 persen dari pendapatan dan defisit mendekati batas 3 persen PDB, ruang fiskal pemerintah akan makin sempit karena anggaran lebih banyak terserap untuk membayar utang dibanding belanja produktif seperti infrastruktur dan perlindungan sosial. 

Di sisi pasar keuangan, sentimen negatif dapat memicu arus keluar modal asing, melemahkan rupiah, dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi negara, sehingga biaya pinjaman pemerintah dan korporasi ikut naik.

Dalam jangka menengah, kondisi ini berisiko menahan investasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan memperbesar tekanan terhadap stabilitas sistem keuangan apabila kepercayaan investor tidak segera pulih melalui konsolidasi fiskal dan reformasi yang kredibel.

Sebelumnya, Moody’s Ratings merevisi outlook Indonesia di level Baa2 menjadi negatif karena risiko fiskal dan tata kelola, sementara MSCI memperingatkan potensi penurunan status pasar jika reformasi tidak dilakukan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More

3 mins ago

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 20 Maret 2026, Indonesia Segera Putuskan lewat Sidang Isbat

Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More

1 hour ago

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More

2 hours ago

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More

3 hours ago

Mudik Nyaman Bersama IFG Group

Selain itu, IFG juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti perlindungan asuransi, layanan pemeriksaan kesehatan, serta… Read More

3 hours ago

Mudik Nyaman Bersama Taspen

Taspen memberangkatkan sebanyak 1.400 pemudik menggunakan 35 bus menuju berbagai daerah tujuan, program mudik gratis… Read More

3 hours ago