Market Update

Jelang Akhir Pekan, IHSG Bertahan di Zona Hijau ke Level 6.983

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (20/12) kembali ditutup bertahan pada zona hijau ke level 6.983,86 atau menguat 0,09 persen dari dibuka pada level 6.977,23.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 288 saham terkoreksi, 296 saham menguat, dan 202 tetap tidak berubah.

Lalu, sebanyak 19,90 miliar saham diperdagangkan dengan 1,01 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp12,48 triliun. 

Beberapa indeks dalam negeri turut mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun 0,26 persen menjadi 417,23, LQ45 melemah 0,17 persen menjadi 818,42, dan Sri-Kehati turun 0,43 persen menjadi 368,37. Sedangkan, JII naik 0,15 persen menjadi 477,87.

Meski begitu, mayoritas sektor bergerak naik. Ini tercermin dari sektor energi meningkat 0,61 persen, sektor teknologi naik 0,33 persen, sektor infrastruktur menguat 0,21 persen, sektor kesehatan meningkat 0,16 persen, sektor keuangan naik 0,05 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,03 persen.

Baca juga: Harga Saham MDIY Terjun Bebas usai Pencatatan Perdana di BEI
Baca juga: Raharja Energi Cepu (RATU) Siap IPO, Segini Harga Saham yang Ditawarkan

Sedangkan sektor sisanya melemah. Seperti sektor industrial turun 0,96 persen, sektor siklikal merosot 0,74 persen, sektor bahan baku melemah 0,34 persen, sektor transportasi turun 0,19 persen, dan sektor properti melemah 0,01 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER), dan PT Steady Safe Tbk (SAFE).

Sementara saham top losers adalah PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI), dan PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

53 mins ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

1 hour ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

1 hour ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

2 hours ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

2 hours ago