Market Update

Jelang Akhir Pekan, IHSG Berbalik Ditutup Melemah 0,09 Persen ke Level 8.632

Poin Penting

  • IHSG ditutup melemah 0,09% ke level 8.632 pada 5 Desember 2025, meski beberapa sektor tetap menguat.
  • Sektor yang menguat antara lain industrial (+4,01%), infrastruktur (+3,04%), dan transportasi (+2,74%), sedangkan sektor teknologi, energi, dan kesehatan melemah.
  • Saham top gainers: ELPI, EXCL, IMPC; top losers: VICI, DSSA, GOLF; paling aktif diperdagangkan: BKSL, BUMI, DEWA.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat, 5 Desember 2025 berbalik ditutup melemah ke posisi 8.632,76 atau turun 0,09 persen dari level 8.640,19. 

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 293 saham terkoreksi, 362 saham menguat, dan 146 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 48,21 miliar saham diperdagangkan dengan 2,55 juta kali frekuensi perpindahan tangan. Total nilai transaksi Rp20,47 triliun.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat ke 8.655 dan Cetak ATH Baru, Ini Pendorongnya

Lebih lanjut, mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak melemah, terlihat dari LQ45 turun 0,76 persen ke 847,27, JII merosot 1,43 persen menjadi 578,75, dan Sri-Kehati melemah 0,08 persen menjadi 383,56. Sedangkan, IDX30 menguat 0,08 persen menjadi 440,19.

Meski demikian, mayoritas sektor turut ditutup hijau, antara lain, sektor industrial naik 4,01 persen, sektor infrastruktur menguat 3,04 persen, sektor transportasi meningkat 2,74 persen, sektor siklikal naik 1,84 persen, sektor keuangan menguat 1,05 persen, dan sektor bahan baku meningkat 0,04 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Melemah Terbatas, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Sementara, sektor sisanya melemah, di antaranya adalah sektor teknologi turun 0,70 persen, sektor energi merosot 0,69 persen, sektor kesehatan melemah 0,60 persen, sektor non-siklikal turun 0,44 persen, dan sektor properti merosot 0,17 persen. 

Saham Top Gainers, dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).

Sedangkan saham top losers adalah PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

2 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

5 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

6 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

6 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

6 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

7 hours ago