JCB Gandeng Fintech di Asean Untuk Perluas Jangkauan Layanan

JCB Gandeng Fintech di Asean Untuk Perluas Jangkauan Layanan

JCB Gandeng Fintech di Asean Untuk Perluas Jangkauan Layanan
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – JCB, perusahaan pembayaran Internasional asal Jepang terus berupaya untuk memperluas jaringan kemitraan serta layanannya. Salah satu cara yang ditempuh oleh perusahaan adalah dengan bekerja sama dengan fintech-fintech di kawasan ASEAN.

Misalnya pada Januari lalu, JCB telah berinvestasi pada fintech asal Malaysia, Soft Space sebagai salah satu lini bisnis barunya di ASEAN. Investasi sekitar US$5 juta pada Soft Space memberikan kesempatan kepada JCB mendapat lisensi untuk mengeluarkan kartu dan mengakuisisi merchant di Malaysia. Perangkat Tap on Mobile dari Soft Space pun dalam waktu dekat akan segera tersambung dengan kartu kredit bisnis JCB.

“JCB berharap dapat segera beraliansi dengan mitra dan perusahan lain di Indonesia, bahkan Vietnam, Filipina, dan Thailand dalam waktu dekat. Di negara-negara tersebut, di mana uang tunai masih menjadi sumber pembayaran utama, JCB berharap dapat berkontribusi pada masyarakat Asia Tenggara dengan memfasilitasi pembayaran non tunai melalui aktivitas pembayaran yang lebih nyaman bagi konsumen,” jelas Takumi Takahashi, Presiden Direktur JCB Indonesia pada keterangannya, 11 April 2022.

Untuk memperkuat layanannya di kawasan Asia Tenggara, JCB juga mendirikan ASEAN Business Enhancement and Creation Department di Singapura pada Juni 2021 lalu untuk menciptakan kesempatan-kesempatan bisnis baru.

“Hingga kini, JCB menggunakan citra merek Jepang untuk mengembangkan keanggotaan dan jaringan merchantnya. Kami berencana tidak hanya untuk lebih memperkuat konten “Jepang” kami untuk menarik pelanggan kami di Indonesia, tetapi juga untuk menciptakan keunggulan lebih lanjut melalui fungsi ASEAN Business Enchancement and Creation Department,” tambah Takumi.

Melalui ASEAN Business Enhancement and Creation Department, JCB dapat berkolaborasi dengan mitra global dan berinvestasi di startup dengan lebih leluasa. Hal ini tidak dapat dilakukan dengan lini bisnis yang sudah ada. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]