Keuangan

Jawab Tantangan Inflasi, Generali Hadirkan GEN Syariah Perlindungan Aman

Poin Penting

  • GEN Syariah Perlindungan Aman menawarkan santunan jiwa yang bertumbuh hingga 250 persen serta tambahan 110 persen saat risiko terjadi dalam ibadah Haji atau Umrah.
  • Produk ini dilengkapi fitur wakaf bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk memperluas manfaat sosial sesuai prinsip syariah.
  • Generali Indonesia memperluas akses proteksi syariah melalui distribusi nasional dan dukungan digital guna menjawab tantangan inflasi dan kenaikan biaya hidup.

Jakarta – GEN Syariah Perlindungan Aman resmi diluncurkan oleh PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia sebagai jawaban atas kebutuhan proteksi keluarga di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat. 

Produk asuransi jiwa syariah ini dirancang untuk menghadirkan manfaat yang bertumbuh, bertambah, dan berkah, sekaligus memperkuat komitmen perseroan dalam mengakselerasi solusi proteksi berbasis prinsip syariah bagi masyarakat Indonesia.

Peluncuran GEN Syariah Perlindungan Aman dilakukan bertepatan dengan bulan Ramadan 1447 H. Presiden Direktur dan CEO Generali Indonesia, Rebecca Tan, menegaskan pentingnya inovasi produk yang responsif terhadap dinamika ekonomi.

“Dengan bangga Generali Indonesia mempersembahkan produk terbaru: GEN Syariah Perlindungan Aman. Bertumbuh, bertambah, berkah,” kata Rebecca saat peluncuran di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut Rebecca, meningkatnya biaya hidup dan risiko kehidupan membuat keluarga membutuhkan perlindungan yang fleksibel dan adaptif. Melalui produk ini, perseroan ingin memastikan setiap keluarga memiliki ketenangan finansial sekaligus kesempatan berbagi.

Baca juga: Januari 2026, Premi Asuransi Komersial Tembus Rp36,38 Triliun

Operation Group Head Generali Indonesia, Suzwamela Zawawi, menyatakan produk ini dirancang agar mudah dipahami dan dijangkau masyarakat luas.

“Produk ini mudah dipahami dan dijangkau. GEN Syariah Perlindungan Aman ini bukan hanya memberi perlindungan proteksi untuk diri sendiri, dalam hal ini polis asuransi, tapi juga berbagi pada sesama,” ujarnya.

Figur publik Fadli Akhmad juga menyampaikan alasannya memilih produk ini. “Pertama, ini kan syariah, jadi sudah aman. Selain itu, Generali kan sudah berdiri sejak tahun 1831. Ini bukan sesuatu yang baru. Jadi nggak perlu ragu, yakin seratus persen,” katanya.

GEN Syariah Perlindungan Aman Jawab Tantangan Inflasi

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan standar hidup layak nasional naik 3,71 persen pada 2024, dengan tren peningkatan sejak 2022. Inflasi juga bergerak dari 2,92 persen pada Desember 2025 menjadi 3,55 persen pada Januari 2026. Tekanan harga pangan, energi, dan transportasi mempertegas urgensi perlindungan finansial jangka panjang.

Di sisi lain, kinerja industri jasa keuangan syariah terus menunjukkan pertumbuhan positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset asuransi syariah bertumbuh, sementara Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menempatkan literasi keuangan syariah di level 43,42 persen. Namun, tingkat inklusinya masih 13,41 persen, menandakan adanya kesenjangan antara pemahaman dan akses produk.

Melihat kondisi tersebut, GEN Syariah Perlindungan Aman hadir sebagai solusi proteksi yang adaptif terhadap inflasi sekaligus selaras dengan nilai syariah. 

Produk ini menawarkan santunan asuransi yang dapat bertumbuh hingga 250 persen dan meningkat setiap lima tahun selama masa perlindungan. Manfaat tambahan 110 persen juga diberikan apabila peserta meninggal dunia saat menjalankan ibadah Haji atau Umrah.

Tak hanya itu, fitur wakaf menjadi pembeda utama. Kontribusi wakaf nasabah disalurkan melalui nazir resmi bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, sehingga memungkinkan peserta berbagi manfaat secara berkelanjutan.

Baca juga: Generali Indonesia Bayarkan Klaim kepada Nasabah

Distribusi Nasional dan Dukungan Digital

GEN Syariah Perlindungan Aman dipasarkan melalui ribuan tenaga pemasar berlisensi syariah dari Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI). Proses konsultasi hingga pembayaran kontribusi pertama didukung aplikasi digital iPropose, sehingga lebih cepat, aman, dan terverifikasi.

Sebagai bagian dari Generali Group yang berdiri sejak 1831 dan beroperasi di lebih dari 50 negara, Generali Indonesia menegaskan komitmennya menjadi lifetime partner bagi nasabah melalui inovasi produk dan layanan berbasis kebutuhan jangka panjang keluarga Indonesia. (*)

Editor: Galih Pratama

Prima Gumilang

Recent Posts

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) menggelar Safari Ramadan 2026 di lebih dari 10 kota… Read More

17 mins ago

Top! Laba BRI Melejit 85,40 Persen pada Januari 2026

Poin Penting Laba bersih BRI (bank only) Januari 2026 mencapai Rp3,72 triliun, melonjak 85,40 persen… Read More

24 mins ago

Bank Raya Raih Indonesia Popular Digital Product Awards 2026, Perkuat Posisi Bank Digital Pilihan Nasabah

Poin Penting Bank Raya meraih Indonesia Popular Digital Product Awards 2026 dalam ajang Digital Day… Read More

32 mins ago

Tan Teck Long Efektif Jabat Komisaris Bank OCBC NISP

Poin Penting Tan Teck Long resmi menjabat Komisaris Non Independen PT Bank OCBC NISP Tbk… Read More

41 mins ago

Bahlil Kebut Konversi Motor Listrik, Target 6 Juta Unit per Tahun

Poin Penting Bahlil Lahadalia menargetkan konversi motor listrik bisa meningkat hingga 4–6 juta unit per… Read More

56 mins ago

BI dan CPI Hadirkan Panduan Bisnis Berkelanjutan bagi UMKM

Poin Penting BI dan Climate Policy Initiative meluncurkan pedoman implementasi UMKM berkelanjutan untuk mendorong praktik… Read More

1 hour ago