Jauhi 5 Hal Ini Sebelum Anda Resign

Jauhi 5 Hal Ini Sebelum Anda Resign

Jauhi 5 Hal Ini Sebelum Anda Resign
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Ada banyak alasan yang bisa memicu kita memutuskan untuk resign dari tempat bekerja. Mulai dari jenuh, ada tawaran yang lebih baik, atau juga alasan pribadi lainnya. Namun demikian, resign tentu juga harus dilakukan secara santun, dan sebisa mungkin meninggalkan kesan yang baik. Untuk itu, Anda harus memperhatikan hal-hal apa saja yang harus dilakukan dan harus anda hindari sebelum pada akhirnya anda benar-benar resign.

Berikut adalah saran tentang hal-hal apa saha yang harus Anda jauhi sebelum Anda resign.

Satu, membuat kesepakatan besar. Anda harus benar-benar menginformasikan mereka yang berada di jaringan professional anda bahwa anda akan pergi, tapi anda tidak perlu membuat kesepakatan besar di luar ini. Atasan dan rekan kerja anda akan lebih menghargai dan mengapresiasi anda jika anda tetap rendah hati selama masa ini

Dua, berfikir bahwa anda sedang berlibur. Anda mungkin memiliki beban kerja yang lebih ringan di minggu-minggu terakhir, tapi ini bukan berarti anda harus menghabiskan hari kerja anda dengan menonton video di YouTube atau memposting foto anda di media social. Buatlah diri anda berguna. Tanyakan bos anda dan anggota kelompok apa yang bisa anda bantu. Mereka akan mengapresiasi perhatian anda dan semangat tim.

Tiga, membual tentang pekerjaan baru Anda. Anda mungkin akan meledak-ledak membicarakan semua kebaikan tambahan dan keuntungan menarik pada pekerjaan baru anda, tapi anda harus hindari. Anda perlu menjaga energy positif di kantor anda dan menghangatkan untuk meminimalisir kekacauan selama masa transisi ini.

Empat, pergi dengan kesan buruk. Ini merupakan sebuah dunia yang kecil; ucapan tersebar terlalu cepat dalam perindustrian. Seperti yang telah digarisbawahi di atas, ini sangat penting melihat pada gambaran yang besar dan tetap focus pada kemungkinan masa depan. Yang lalu biarlah berlalu. Jabat tangan, tebus kesalahan dan pergi sebagai teman.

Lima, melupakan ucapan selamat tinggal. Agar pergi dengan catatan positif, pastikan anda memiliki waktu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang yang bekerja dengan anda selama masa jabatan anda di sana. Sampaikan apresiasi anda untuk dukungan dan bimbingan mereka, minta maaf untuk keterbatasan anda, dan saling bertukar kontak detail. Singkatnya, amati kebaikannya. Anda akan merasa lebih baik untuk ini.(*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]