Jakarta – Suplai vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini memang masih terbatas dan belum memenuhi kebutuhan nasional. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tengah mempersiapkan skenario percepatan vaksinasi untuk berjaga-jaga bila sewaktu-waktu suplai vaksin datang.
“Seumpama, Pak Presiden memerintahkan untuk melakukan vaksinasi dengan skala yang lebih besar, kami sudah menyiapkan skenario-skenario percepatan tersebut. Kita akan siapkan tempat vaksinasi hingga vaksinator yang siap untuk percepatan vaksinasi,” jelas Ganjar dalam diskusi virtual yang dikutip melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID.
Hingga saat ini, Ganjar mengatakan, pihaknya terus mendata setiap masyarakat yang memerlukan vaksinasi, terutama para lansia. Mulai dari ASN, TNI, Polri, hingga masyarakat umum akan didata oleh Pemprov dan diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan vaksinasi.
“Animo masyarakat memang luar biasa. Selain lansia yang ada diperkotaan saat ini, lansia yang di ujung-ujung Jawa Tengah juga akan kita jemput agar mendapat perlakuan yang sama dalam vaksinasi,” jelasnya.
Sebagai informasi, Pemprov Jawa Tengah menggandeng aplikasi Loket.com untuk semakin mempercepat pendaftaran dam registrasi masyarakat. Kerja sama ini diharapkan memudahkan masyarakat untuk mendaftar sehingga proses vaksinasi akan berjalan semakin lancar. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More
Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More
Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More
Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More