Di tempat yang sama, Direktur Keuangan PGN, Nusantara Suyono menambahkan, proses klaim ini baru akan dicairkan setelah proses perbaikannya mencapai tahap perbaikan permanen. Terlebih, posisi jalur pipa gas SSWJ ini berada di bawah air (laut).
“Jadi kita pastikan, harus betul-betul safe. Agar tidak bermasalah. Makanya agak lama. Dan impact-nya juga jangan sampai mengganggu puhak lain atau pelanggan lain. Kita bangun sesuai standar internasional,” paparnya.
Namun demikian, kata dia, kondisi pipa tersebut telah pulih. Menurutnya, jaringan SSWJ merupakan aset terpenting karena menyalurkan gas dari Sumatera Selatan hingga Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dia berharap, agar kerja sama antar kedua perusahaan ini bisa lebih baik lagi.
“Posisi saat ini sudah permanent repair (perbaikan permanen) ya. Memang kan sebelumnya itu temporary repair. Setelah perbaikannya selesai kita klaim ke Jasindo. Sekarang klaim terakhir sebanyak US$47,38 juta,” ucapnya. (*)
(Baca juga: Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp44,7 Triliun)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More
Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More