Jakarta – Infobank dengan bangga memberikan penghargaan BUMN terbaik 2021 kepada Jasa Raharja di ajang Infobank Best SOE 2021, yang menjadi rangkaian acara peringatan Hari Santri Nasional 2021 yang diselenggarakan di Istana Negara dan Hotel Sangrila, Jumat, 22 Oktober 2021. Perusahaan yang dipimpin oleh Rivan A. Purwantono ini mengalami pertumbuhan aset 0,85% secara tahunan di 2020 menjadi Rp14,93 triliun. Pendapatan dan laba usahanya masing-masing tercatat Rp4,96 triliun dan Rp1,50 triliun di 2020.
Di bawah kepemimpinan Rivan, perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum dan tanggung jawab menurut hukum terhadap pihak ketiga ini tengah menggencarkan program kolaborasi bisnis. Kolaborasi bisnis tersebut erat kaitannya dengan digitalisasi. Jasa Raharja yang merupakan asuransi terbesar dengan objek pertanggungan yang totalnya mencapai lebih dari Rp70 juta, tengah menerapkan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) untuk mengoptimalisasi digital payment dari seluruh samsat.
Hebatnya lagi, Jasa Raharja juga melakukan transformasi digital terhadap layanan santunan, sehingga bila terjadi accident, dapat diketahui secara real time lokasi dan informasi data kecelakaan host to host dengan rumah sakit. Lalu, belum lagi ada aplikasi JRku yang memberikan optimalisasi digital payment, dimana memiliki feature santunan online, cek masa berlaku sumbangan wajib, dan lainnya.
Jasa Raharja terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanannya. Ke depan, Jasa Raharja akan terus mengembangkan aplikasi JRku dengan mempererat kerja sama antar institusi, mulai dari kepolisian, hingga dukcapil dan BPJS. Di samping semakin mengoptimalkan digital payment dan efisiensi bisnis, kolaborasi bisnis ini juga akan menyederhanakan birokrasi bagi masyarakat luas. (*) Steven Widjaja
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More