Ilustrasi arus mudik. (Foto: Istimewa).
Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) mencatatkan penurunan angka klaim asuransi kecelakaan selama mudik dan balik Lebaran 2019. Penurunan klaim asuransi tercatat mencapai 80 persen.
Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo di Jakarta, Senin, 10 Juni 2019 menyebutkan, menurunnya klaim tersebut sejalan dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas, akibat sistem lalu lintas yang baik dan infrastruktur yang memadai.
“Iya (klaim asuransi kecelakaan) turun 80 persen. Banyak dampak, salah satunya infrastruktur semakin baik,” ujar Budi.
Dirinya juga mengatakan, bahwa angka kecelakaan di mudik lebaran tahun ini menurun drastis. Angka kecelakaan lalu lintas turun 64 persen. Diamenyebutkan, hal tersebut merupakan cerminan dari pemudik yang mematuhi rambu lalu lintas.
Pihaknya juga mengapresiasi seluruh kinerja pemerintah dan petugas kepolisian dalam melancarkan momen satu tahun sekali tersebut. “Semua all out agar mudik lancar dan sampai ke tempat tujuan. Termasuk ke jalan arterinya juga sangat ketat,” tambah Budi.
Ke depan, pihaknya berharap dapat terus menekan angka kecelakaan dan korban akibat arus mudik dan balik pada momen lebaran.
“Tahun depan kita harapkan demikian (menurun). Tahun lalu 2018 korban kecelakaan 30 persen turunnya dibanding 2017, tahun ini 64 persen. Ini kan suatu peningkatan. Tahun depan kita harapkan semakin baik, infrastruktur kan semakin baik,” tukas Budi. (REZ)
Poin Penting Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 0,70 persen ke level USD91.280 dengan dominasi… Read More
Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More
Oleh Krisna Wijaya, bankir senior dan fakulti di Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) PERCEPATAN digitalisasi… Read More
Poin Penting Menkop menggandeng lintas K/L untuk mempercepat pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih sesuai… Read More
Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, seperti volatilitas geopolitik, perubahan rantai pasok, dan munculnya… Read More