News Update

Jasa Marga Catat 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H+1 Natal 2025

Poin Penting

  • 1,56 juta kendaraan meninggalkan Jabotabek selama H-7 hingga H+1 Natal 2025, naik 16,21 persen dibanding lalu lintas normal.
  • Arah Timur mendominasi dengan 748.720 kendaraan (48,1 persen), terutama menuju Trans Jawa dan Bandung yang melonjak hingga 45,96 persen.
  • Pada H+1 Natal, arus keluar masih tinggi dan arus balik mulai meningkat; Jasa Marga mengimbau pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik selama libur Nataru.

Jakarta – Arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode libur Natal 2025 kembali menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.556.310 kendaraan keluar dari Jabotabek pada H-7 hingga H+1 Natal 2025 atau periode 18–27 Desember 2025.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan, angka kendaraan tersebut mengalami kenaikan sebesar 16,21 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal.

“Masih terjadi pergerakan masyarakat yang meninggalkan Jabotabek pada H-7 hingga H+1 Natal 2025,” ujarnya, Sabtu (27/12).

Baca juga: Jasindo Ingatkan Pentingnya Proteksi Rumah dan Kendaraan Selama Libur Nataru

Mayoritas Menuju Arah Timur

Dari empat gerbang tol utama — Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, dan Kalihurip Utama — kendaraan yang melaju menuju wilayah Timur masih mendominasi. Tercatat 748.720 kendaraan (48,1 persen) bergerak ke arah Trans Jawa dan Bandung, melonjak 35,46 persen dibanding kondisi normal. Rinciannya:

  • 391.177 kendaraan menuju Trans Jawa via GT Cikampek Utama (naik 45,96 persen)
  • 357.543 kendaraan menuju Bandung via GT Kalihurip Utama (naik 25,58 persen)

Sementara itu, arus kendaraan menuju arah Barat (Merak) tercatat sebanyak 446.404 kendaraan, dan arah Selatan (Puncak) mencapai 361.186 kendaraan. Adapun di jalur Puncak terpantau mengalami peningkatan sebesar 5,91 persen dibandingkan kondisi normal.

H+1 Masih Ramai

Rivan melanjutkan, pada H+1 Natal (26–27 Desember 2025), trafik keluar Jabotabek tetap tinggi, yakni 176.131 kendaraan atau naik 4,48 persen dari lalu lintas normal. Tak hanya arus keluar, Jasa Marga juga mulai mencatat arus balik menuju Jabotabek pada periode yang sama.

“Arus lalu lintas masuk di empat GT Utama tercatat 153.529 kendaraan, naik 6,78 persen dari kondisi normal (143.777 kendaraan),” ucap Rivan.

Baca juga: Kabar Gembira! Jasa Marga Beri Diskon Tarif 20 Persen di 8 Ruas Jalan Tol pada Nataru 2025

Di sisi lain, Rivan mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Nataru 2025/2026 dengan baik, serta manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy.

Sebelum memasuki jalan tol, kata Rivan, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM, dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Amerika Serikat-Israel Serang Iran: Dunia Bisa Makin Gelap

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More

46 mins ago

Harga Minyak Terancam Melonjak Imbas AS dan Israel Serang Iran

Poin Penting Konflik AS–Israel vs Iran ancam 20 persen pasokan minyak global dan dorong harga… Read More

3 hours ago

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

16 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

17 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

17 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

17 hours ago