News Update

Januari-April, BRI Layani Remitansi Rp7,7 Triliun

Jakarta–Sebagaimana diketahui, sektor Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri merupakan salah satu kontributor devisa secara nasional, salah satunya melalui pengiriman uang dalam bentuk valuta asing (valas) kepada keluarganya di tanah air.

Mengutip Data dari Pusat Penelitian dan Informasi (Puslitfo) Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), jumlah volume devisa dalam bentuk remittance yang dikirim ke Indonesia oleh TKI di luar negeri untuk periode bulan Januari hingga April 2016 mencapai US$3,0 miliar atau setara dengan Rp.40,7 triliun, di mana lebih kurang 15%-nya bertransaksi melalui BRIFast Remittance.

Sekretaris Perusahaan BRI, Hari Siaga Amijarso mengatakan BRIfast Remittance merupakan salah satu produk Bank BRI yang mengakomodasi layanan pengiriman uang Credit to Account (kiriman masuk rekening) dan Cash Pick Up (kiriman diambil secara tunai). Dengan jaringan 49 counterpart kerja sama BRI di seluruh dunia serta dukungan 10.612 unit kerja BRI yang real-time online tersebar di seluruh Indonesia, BRI dapat memberikan kemudahan, keamanan, serta kecepatan pengiriman uang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan nasabah.

“Dalam 3 (tiga) tahun terakhir jumlah transaksi dan volume transaksi yang menggunakan BRIfast Remittance meningkat cukup signifikan, rata-rata pertumbuhan jumlah transaksi tercatat sebesar 37,5% per tahun dan volume transaksi tercatat sebesar 42,6% per tahun,” kata Hari di Jakarta, Selasa, 28 Juni 2016.

Adapun posisi terakhir untuk periode bulan Januari-April 2016, jumlah transaksi BRIfast Remittance mencapai 2 juta transaksi dengan volume transaksi mencapai Rp7,7 triliun. Pencapaian tersebut didukung oleh pengembangan berkelanjutan dari sistem aplikasi BRIfast Remittance dalam rangka memenuhi kebutuhan nasabah dan counterpart kerja sama.

Sementara itu hari Selasa 28 Juni 2016 untuk keenam kalinya sejak tahun 2011, Bank BRI kembali menggelar kegiatan silaturrahmi dan apresiasi untuk TKI yang bekerja di luar negeri. Pada kesempatan tersebut, Bank BRI memberikan penghargaan kepada 50 (lima puluh) orang TKI yang bekerja di berbagai negara berupa mudik gratis. Mudik gratis tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Bank BRI kepada nasabah TKI yang telah setia dan aktif menggunakan BRIfast Remittance.

Sedangkan fasilitas yang diberikan berupa tiket akomodasi dari luar negeri ke Jakarta yaitu Malaysia, Singapura, Hongkong, Uni Emirat Arab, Korea, Arab Saudi dan Taiwan, akomodasi hotel bintang lima di Jakarta, serta perjalanan hingga kampung halaman masing-masing untuk merayakan Idul Fitri 1437 H melalui program Nge-Buzz bareng Bank BRI.

Selanjutnya dalam rangka meningkatkan layanan jasa perbankan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri termasuk TKI, selain mengandalkan kekuatan jaringan unit layanan remittance (counterpart dan Remittance Representative), Bank BRI juga mengembangkan system ke arah layanan mobile untuk lebih meningkatkan kemudahan bertransaksi bagi nasabah BRIFast Remittance. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

admin

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

3 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago