Tips & Trick

Jangan Asal Berangkat, Ini 6 Tip Mudik Lebaran agar Aman dan Nyaman

Poin Penting

  • Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24 juta pemudik.
  • Persiapan matang penting dilakukan, mulai dari kondisi fisik, barang bawaan, dokumen, hingga kendaraan.
  • Allianz membagikan 6 tips mudik aman, termasuk memilih waktu berangkat, menjaga stamina, dan memastikan keselamatan berkendara.

Jakarta – Menjelang Idul Fitri, jutaan masyarakat Indonesia bersiap melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sekitar 143,9 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan mudik tahun ini.

Dari jumlah tersebut, transportasi umum masih menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat. Sekitar 23,3 juta orang diperkirakan menggunakan bus, 19–20 juta menggunakan kereta api, dan 7–8 juta lainnya memilih pesawat.

Sementara itu, mobil pribadi tetap mendominasi dengan proyeksi mencapai 76,24 juta pemudik karena menawarkan fleksibilitas dalam pengaturan waktu dan rute perjalanan.

Dengan tingginya mobilitas selama periode mudik, persiapan yang matang menjadi hal penting guna memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman. Perencanaan yang baik juga membantu pemudik mengantisipasi berbagai kendala di perjalanan.

Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, Ignatius Hendrawan, menekankan pentingnya kesiapan sebelum berangkat. Menurutnya, perjalanan mudik identik dengan waktu tempuh panjang dan tingkat mobilitas tinggi, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi.

“Karena itu, penting untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi tubuh tetap fit, menyiapkan bekal perjalanan, hingga memperhatikan kondisi kendaraan,” ujarnya.

Baca juga: Mau Mudik Lebaran? Ini Tips dari PLN agar Listrik di Rumah Tetap Aman

Enam Tips Mudik Aman

Berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan agar perjalanan mudik lebih lancar:

Pertama, pilih waktu keberangkatan dengan bijak. Menghindari jam-jam padat dapat membantu mengurangi risiko kemacetan dan membuat perjalanan lebih nyaman.

Kedua, siapkan daftar barang bawaan. Pastikan kebutuhan penting seperti makanan, obat-obatan, dan dokumen pribadi telah dibawa untuk menghindari kendala selama perjalanan.

Ketiga, jaga kondisi tubuh tetap prima. Istirahat cukup sebelum berangkat, menjaga pola makan, serta memanfaatkan waktu istirahat di perjalanan penting untuk menjaga stamina.

Keempat, periksa kelengkapan dokumen perjalanan. Bagi pengguna transportasi umum, terutama pesawat, pastikan tiket dan identitas diri telah siap untuk menghindari kendala saat check-in.

Kelima, utamakan keselamatan berkendara. Bagi pengguna mobil pribadi, penting untuk menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta waspada terhadap kondisi lalu lintas dan jalan.

Baca juga: Tips Menjaga Rumah Tetap Aman saat Ditinggalkan Mudik Lebaran

Keenam, pastikan kondisi kendaraan prima. Lakukan pengecekan menyeluruh pada rem, ban, dan oli mesin. Selain itu, rencanakan titik istirahat secara berkala untuk menghindari kelelahan saat berkendara.

Perlindungan Tambahan saat Mudik

Meski berbagai persiapan telah dilakukan, risiko perjalanan tetap dapat terjadi, mulai dari keterlambatan hingga kondisi darurat. Oleh karena itu, perlindungan tambahan seperti asuransi perjalanan dapat menjadi pertimbangan.

Ignatius menambahkan, perlindungan tersebut dapat memberikan rasa aman selama perjalanan.

“Perlindungan dapat membantu memberikan rasa aman tambahan ketika risiko tak terduga terjadi selama perjalanan. Dengan adanya perlindungan yang tepat, masyarakat dapat lebih fokus menikmati momen mudik dan berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

8 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

9 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

10 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

10 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

10 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

10 hours ago