Jamkrindo; Penjamin kredit. (Foto: Erman)
Jakarta–Perum Jamkrindo sepanjang sepuluh bulan pertama 2015 telah mencapai 91,53 % target laba. Hingga Oktober 2015, laba sebelum pajak yang diraup telah mencapai Rp614,5 miliar.
Sementara total aset telah mencapai Rp100,206 triliun, sudah hampir menyamai kinerja 2014 yang tercatat Rp100,209 triliun. Direktur Perum Jamkrindo Bakti Prasetyo mengatakan optimistis tahun ini kinerja bakal sesuai target. Jamkrindo menargetkan tahun ini penjaminan kredit mencapai Rp77 triliun meningkat Rp42 triliun dibanding tahun lalu.
Untuk mencapai target, tahun ini perusahaan penjaminan kredit ini menggiatkan sinergi dengan berbagai institusi. Terbaru, Jamkrindo menggandeng Bank DKI untuk menjamin Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Bank DKI.
“Kerja sama ini untuk meningkatkan kinerja masing-masing pemangku kepentingan, baik peningkatan realisasi kredit Bank DKI sekaligus meningkatkan volume penjamianan oleh Perum Jamkrindo,” kata Bakti di Jakarta, Senin 30 November 2015. (*) Ria Martati
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More