Categories: Keuangan

Jamkrindo Siap Jamin KUR Rp103,2 Triliun

Jakarta – Pemerintah telah memutuskan untuk menambah tujuh perusahaan penjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dianggap telah memenuhi persyaratan dan penilaian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan.

Ke tujuh perusahaan penjaminan yang telah memenuhi persyaratan tersebut terdiri dari Perum Jamkrindo, PT Askrindo, PT Jamkrinda Riau, PT Jamkrinda Sumatera Selatan, PT Jamkrinda Bangka Belitung, PT Jamkrinda Jawa Tengah dan PT Jamkrindo Syariah.

Perum Jamkrindo yang menjadi salah satu perusahaan penjamin KUR mengaku, pihaknya siap menjamin sesuai dengan total alokasi‎ penyaluran KUR pada 2016 yang menjadi Rp103,2 triliun dari sebelumnya yang sebesar Rp100 triliun.

“Sebetulnya berapapun yg ditargetkan pemerintah kita harus jamin dan pemerintah menyiapkan kapasitas untuk itu,” ujar Direktur Jamkrindo Bakti Prasetyo, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2016.

Dia mengungkapkan, Jamkrindo sampai saat ini memiliki kapasitas penjaminan yang masih terbuka sekitar Rp79 triliun. Sehingga, dia meyakini ketujuh perusahaan penjamin tersebut dapat menjamin alokasi‎ penyaluran KUR yang telah ditetapkan pemerintah.

“Jadi di Jamkrindo sendiri kapasitas yang masih terbuka itu sekitar Rp75-Rp79 triliun tanpa kita melakukan reasuransi. Jadi kalau Rp103 triliun dijamin dua perusahaan penjamin saja kapasitasnya masih cukup,” tukasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pihaknya akan melakukan sinergi dengan beberapa perusahaan penjamin di daerah. Hal ini bertujuan agar perusahaan-perusahaan penjamin yang ada di daerah dapat belajar dan melihat situasi perekonomian yang dapat mempengaruhi risiko penjaminan.

“Kadang-kadang risiko itukan gak selalu terukur tetap, tapi ada suatu saat naik nanti turun lagi. Saat risiko naik kuat gak mereka, kita lakukan go guarantee antar anggota di asosiasi, supaya mereka tidak terlalu shock,” tutup Bakti. (*) Rezkiana Nisaputra

Apriyani

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

10 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

11 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

12 hours ago