Keuangan

Jamkrindo Rombak Jajaran Direksi, Hendro Padmono Jadi Dirut

Jakarta – Perusahaan penjaminan kredit, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) telah resmi merombak susunan direksi perusahaan. Perubahan terjadi di empat posisi direksi mulai dari direktur utama hingga direktur kelembagaan dan layanan.

Berdasarkan informasi yang diterima Infobanknews, para anggota direksi yang ditunjuk baru dapat melaksanakan tugasnya sebagai anggota direksi setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Berdasarkan keputusan tersebut, para anggota direksi yang diangkat dapat melaksanakan tugasnya sebagai anggota Direksi setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tulis salinan informasi yang diterima infobanknews, KAMIS 27 Oktober 2022.

Adapun susunan anggota Direksi terbaru Jamkrindo sebagai berikut:

  1. Direktur Utama: Hendro Padmono
  2. Direktur Bisnis Penjaminan: Henry Panjaitan
  3. Direktur Manajemen SDM Umum, dan Kepatuhan: Achmad Ivan Sutrisna Soeparno
  4. Direktur Kelembagaan dan Layanan: Abdul Bari

Sepanjang 2021, Jamkrindo membukukan kenaikan laba bersih hingga 134% year on year (yoy) menjadi Rp1,07 triliun yang ditopang melonjaknya volume penjaminan menjadi Rp247,61 triliun. Tak hanya itu, capaian ini juga mengerek pendapatan imbal jasa penjaminan menjadi Rp4,36 triliun.

Adapun dari sisi aset, Jamkrindo mencatatkan aset naik 33% menjadi Rp25,35 triliun. Sementara itu, ekuitas tercatat Rp12,83 triliun naik sebesar 45% dari tahun sebelumnya Rp8,86 triliun dengan return on equity (ROE) sebesar 9,83% atau naik 89%. (*) Dicky F

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

20 mins ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

47 mins ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

3 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

4 hours ago