Jakarta – Perum Jamkrindo meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2018 yang diselenggarakan BUMN Track serta didukung Arrbey Consulting di Jakarta, Selasa, 5 November 2019.
Satu-satunya BUMN yang bergerak dibidang penjaminan ini meraih penghargaan Internasional Sales dan Marketing Terbaik untuk Corporate Marketing BUMN dan Brand Communication Terbaik untuk Brand Communication Terbaik di Perusahaan Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, bidang restrukturisasi dan Pengembangan Usaha.
APenghargaan BUMN Branding & Marketing Award yang diterima kali ini merupakan yang ke 7 kalinya diterima oleh Perum Jamkrindo.
Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan bahwa Perum Jamkrindo tidak berhenti berinovasi dan terus mengembangkan produknya untuk kepentingan Usaaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKM-K).
“Penghargaan ini menjadi pendorong bagi Perum Jamkrindo untuk terus berinovasi dan terus mengembangkan produk serta memasarkannya untuk kepentingan UMKM di masa depan,” kata Randi Anto usai menerima penghargaan.
Sampai dengan September 2019, volume penjaminan Perum Jamkrindo tercatat sebesar Rp162,89 triliun. Selain itu, aset perusahaan September 2019 sebesar Rp17,43 triliun atau meningkat 7,3 persen dari akhir Desember 2018. Sementara pencapaian ekuitasnya sebesar Rp11,82 triliun atau naik 4,6 persen dibandingkan per 31 Desember 2018. Saat ini, Perum Jamkrindo memiliki jaringan kerja di 9 kantor wilayah, 1 kantor cabang khusus, 56 kantor cabang, dan 16 kantor unit pelayanan (KUP). (*)
Poin Penting IHSG sesi I (23/2) ditutup menguat 1,36% ke level 8.384,04 dengan nilai transaksi… Read More
Poin Penting OJK akan memberi notasi khusus pada emiten yang belum memenuhi ketentuan free float… Read More
Poin Penting MA AS membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump, namun Indonesia memastikan perjanjian dagang bilateral… Read More
Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More
Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More
Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More