Categories: Keuangan

Perluas Komunikasi, Jamkrindo Gandeng Empat Lembaga

Jakarta-Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) bersama empat BUMN kluster Media dan Penerbitan Nasional (National Publishing and News Corporation/NPNC) meneken nota kesepahaman. Memorandum of Understanding (MoU) berisi kerja sama ke dua pihak dalam hal komunikasi, media, penerbitan dan percetakan.

NPNC yang terdiri dari BUMN Perusahaan umum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, PT Balai Pustaka, Perpustakan Nasional Republik Indonesia (PNRI) dan Produksi Film Negara (PFN) bersama Perum jamkrindo menandatangani MoU di Wisma Antara, Jakarta, pada Selasa 8 Maret 2016.

Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S mengatakan, kerja sama ini merupakan wujud sinergi antar BUMN untuk mengoptimalkan peran dan bisnis masing-masing.

“Banyak bidang kegiatan di perusahanan kami khususnya di bidang kehumasan dan pemasaran yang bisa kami optimalkan bersama NPNC,” ujar Diding dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa 8 Maret 2016.

Dalam MoU yang tertuang, tertera bidang kerja sama yang bisa dilakukan kemitraan. Di antaranya meliputi bidang percetakan, print security, penerbitan, pembuatan Annual Report, kehumasan, Komunikasi media, pemberitaan, pelatihan PR, pembuatan video company profile dan lain-lain.

Hadir dalam penandatangan MoU ini adalah Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN), Shelvy Arifin; Direktur Utama Perum LKBN Antara, Meidyatama Suryodiningrat; Direktur Utama PT Balai Pustaka, Saiful Bahri; dan Direktur Keuangan Percetakan Negara, Satrio Sigit Wirjawan.

Sebagai wujud sinergi tersebut, Perum Jamkrindo bekerjasama dengan NPNC menggelar pelatihan workshop interaktif kehumasan, Pengenalan dan Pemasaran Produk Perum Jamkrido.

Diding mengatakan pelatihan diadakan dengan tujuan untuk lebih menajamkan pelayanan bagi masyarakat. “Dengan dibekali ilmu komunikasi yang baik, kami berharap potensi bisnis penjaminan Perum Jamkrindo yang besar bisa diraih dan menciptakan pelayanan yang baik kepada para mitra,” ujar Diding. (*) Apr

admin

Recent Posts

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

4 hours ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

5 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

6 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

8 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

9 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

10 hours ago