Jakarta – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mengumumkan bahwa telah melakukan kerja sama penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) dan KUR Online dengan PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU), pada Kamis, 21 Maret 2024.
Direktur Kelembagaan dan Layanan Jamkrindo, Abdul Bari, menyatakan bahwa kerja sama tersebut mencerminkan komitmen Jamkrindo dalam mendukung program-program strategis pemerintah, terkhusus untuk program KUR.
“Pengalaman panjang Jamkrindo dipercaya sebagai penjamin KUR merupakan wujud nyata Jamkrindo dalam membantu meningkatkan aksesibilitas finansial para pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan, menengah),” ucap Abdul dalam keterangan resmi dikutip, 25 Maret 2024.
Baca juga: Cara Jamkrindo Dukung Pengembangan Bakat Pelajar Disabilitas
Dirinya juga berharap dengan adanya dukungan dari Bank Nobu dalam mendukung akses pembiayaan ke UMKM dapat menjadi kunci sukses dalam pertumbuhan dan kemajuan ekonomi, serta perkembangan UMKM.
“Dengan adanya KUR maka akan mempercepat pengembangan sektor rill dan pemberdayaan UMKM yang pada akhirnya akan memberikan dampak pada perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kesejahteraan,” imbuhnya.
Direktur Teknologi dan Inovasi Bank Nobu, Andrian Meirawan Saputra, menambahkan kemitraan yang terjalin antara Bank Nobu dan Jamkrindo merupakan salah satu langkah penting Bank Nobu dalam turut berkontribusi pada pertumbuhan dan pengembangan UMKM di Indonesia.
Baca juga: Meningkatkan Kontribusi UMKM terhadap PDB Melalui Transformasi Digital
Di sisi lain, Bank Nobu juga melihat segmen UMKM memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi pilar utama perekonomian nasional yang memiliki ketahanan yang tinggi dalam masa krisis.
“Sejalan dengan visi dan misi Bank Nobu, kami berharap bahwa penyaluran KUR bagi UMKM di Indonesia akan mampu mendorong UMKM naik kelas dengan menghasilkan produk-produk unggulan yang semakin berkualitas dan mampu memasarkan produknya tidak hanya di pasar domestik namun juga di pasar internasional,” ujar Andrian dalam kesempatan yang sama. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More