News Update

Jamkrindo Gandeng AICB Malaysia Cetak SDM Profesional

Kuala Lumpur-Perum Jamkrindo bersama dengan lembaga pendidikan Malaysia (Asian Institute of Chartered Bankers /AICB) Malaysia menandatangani kerja sama kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) untuk mencetak tenaga-tenaga ahli di industri penjaminan.

Kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama Perum Jamkrindo Diding S. Anwar dan Anggota Dewan AICB Datuk Muhammad Azmi pada tanggal 11 Agustus 2017 di Conference Hall, Bank Negara Malaysia, Kuala Lumpur.

Turut mendamping dalam kunjungan kerja ini sejumlah pejabat Perum Jamkrindo di antaranya yakni Direktur Operasional dan Jaringan R. Sophia Alizsa, Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah Kadar Wisnuwarman, Direktur Keuangan dan SDM PT Jamkrindo Syariah Endang Sriwinarni, Sekretaris Perusahaan Perum Jamkrindo Abdul Bari, Kepala Divisi Bisnis Penjaminan Suretyship dan Non Bank Amin Mas’udi, Kepala Divisi SDM Sudibyo Utomo, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi Aribowo, Kepala Divisi Hukum Natsir Rahmadi dan Pranata Utama Divisi Bisnis Penjaminan Agus Supriadi.

Dalam kesempatan ini, Diding menyampaikan bahwa Perum Jamkrindo menyambut baik kerja sama yang dilakukan ini karena AICB memiliki jaringan dan SDM yang sangat andal. Pihaknya juga merasa terhormat dapat menjadi partner dari AICB sehingga diharapkan nantinya akan emberikan keuntungan untuk perkembangan perusahaan di Indonesia dan Malaysia.

“Saya percaya dengan, kerjasama ini akan membawa perubahan baru bagi kedua belah pihak untuk perkembangan bisnis perusahaan di masa depan di kedua negara,” kata Diding.

Sementara Datuk Muhammad Azmi mengatakan, bahwa kerja sama kolaborasi dengan Perum Jamkrindo ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak terutama untuk meningkatkan kapasitas karyawan di Perum Jamkrindo. Menurutnya, dengan meningkatnya kapabilitas dan kualitas karyawan yang ada akan akan mampu meningkatkan daya saing perusahaan di masa depan.

Asian Institute of Chartered Bankers (AICB) adalah lembaga pendidikan yang berdiri sejak 1977 untuk mencetak para profesional di bidang perbankan dan jasa keuangan. Sebagai badan profesional untuk industri jasa perbankan dan keuangan di Malaysia, AICB berkomitmen untuk meningkatkan lanskap pendidikan perbankan dengan meningkatkan kualitas profesional yang bekerja dalam industri perbankan. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

5 mins ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

16 mins ago

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun, untuk Apa?

Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More

37 mins ago

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

2 hours ago

BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More

2 hours ago

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp47,18 Triliun di Januari 2026

Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More

2 hours ago